Browsed by
Author: Romo Antonius Galih Aryanto

Merenungkan Sabda

Merenungkan Sabda

“Masih banyak hal-hal lain yang dibuat oleh Yesus, tetapi jika semua itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu (Yoh 21: 25) Dari manalah kita mulai membaca Kitab Suci? ini pertanyaan yang sering diajukan orang saat akan mulai membaca Sabda Allah. “Baca saja dari Injil matius sampai Yohanes! jawab saya. Membaca Injil biasanya lebih memudahkan orang mengikuti cerita karena sudah terbiasa mendengarkannya saat Perayaan Ekaristi. Untuk memahami sabda Tuhan,…

Read More Read More

Terikat seperti Petrus

Terikat seperti Petrus

“Amin, amin Aku berkata kepadamu, “Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.” Kata “Amin..Amin..” menguatkan kalau katai-kata ini berasal dari Yesus untuk menyatakan bagaimana masa depan Petrus. Mungkin saat itu Petrus tidak ingin mendengarnya! Saat itu sepertinya Petrus masih terlihat muda, penuh energi dan bersemangat untuk mengikuti…

Read More Read More

Mengenal lebih dalam

Mengenal lebih dalam

Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau. Tetapi Aku mengenal Engkau dan mereka ini tahu bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku! Saya masih ingat saat ikut acara Married Encounter di Sacramento. Ada 5 tahap komunikasi dalam relasi antara suami dan istri. Pertama adalah komunikasi formal. Komunikasi formal merupakan komunikasi yang sekedar basa-basi. Komunikasi ini bersifat dangkal karena hanya basa-basi berisi tentang keadaan yang dialami baik oleh suami maupun istri. Contoh dari komunikasi formal misalnya bertanya tentang bagaimana kabar dari suami ataupun istri….

Read More Read More

Perpisahan

Perpisahan

“Menangislah mereka semua tersedu-sedu dan sambil memeluk Paulus, mereka berulang-ulang mencium dia. Mereka sangat berdukacita, terlebih-lebih karena ia katakan, bahwa mereka tidak akan melihat mukanya lagi. Lalu mereka mengantar dia ke kapal” (kisah 20: 37-38)  Pernahkan kita berpisah dengan orang yang terkasih? Kita tentu sedih, menangis dan kehilangan. Apalagi kalau orang itu berkata, “inilah terakhir kali mau melihatku!” Pengalaman kehilangan adalah peristiwa hakiki dalam hidup kita. Hari-hari ini saya mulai merasakan  aura kehilangan. Saya menemani 14 frater yang akan segera bertugas…

Read More Read More