Percaya (?)

Percaya (?)

Markus Juhas Irawan

“Sekali peristiwa ada dua orang buta mengikuti Yesus sambil berseru-seru, “Kasihanilah kami, hai Anak Daud!” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang itu kepada-Nya. Yesus berkata kepada mereka, “Percayakah kalian, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab, “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, “Terjadilah padamu menurut imanmu.” (Mat 9:27-31). Sakit berkomunitas, itulah yang terjadi.2 orang buta mengikuti Yesus dan bersama-sama minta disembuhkan. Mereka menyerukan anak Daud. Kompak dalam bersuara/ berseru. Kompak dalam penderitaan dan mengikuti Yesus. Kompak juga dalam hal iman sehingga mereka sembuh. Dua orang atau lebih berseru dalam namaKu disitu Aku hadir. Demikian juga kata Yesus. Mereka juga bersaksi dalam nama Yesus. Sakit dan sehat, susah dan senang, berkomunitas. Betapa berartinya oranglain dalam hidup kita. Sakit yang dialami bukan krena saling menyakiti, atau melukai sebab bisa terjadi bahwa sama sama menderita sakit tetapi karena saling menyakiti, Sama2 merasa benar sendiri dan menganggap diri korban yang lain penyebabnya, dst. Semoga yang mengalami sakit/ dahaga akan mendapat kelegaan karena Sama2 mau mengikuti Yesus. Bagian mengikuti Yesus ini bisa dikembangkan sebagai kisah: sudah beberapa kali ikut Yesus, mengikuti dari banyak rombongan ornag sakit lain, tidak sedang ketemu Yesus dadakan di tengah jalan, sudah mendengarkan Yesus. Dan mereka beriman

Comments are closed.