KESEMBUHAN ROHANI

KESEMBUHAN ROHANI

Sabtu, 20 Februari 2021

Lukas 5:27-32

            Dalam pandangan orang-orang Yahudi,  mereka kelompok pemungut cukai dianggap orang-orang yang berdosa dan dijauhi oleh masyarakat.  Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Yesus. Dia berpandangan bahwa justru mereka tidak dibuang namun diajak kembali untuk meninggalkan cara hidup yang lama menjadi orang yang baik lagi. “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”(Lukas 5:32). Di mata Tuhan Yesus, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menerima belas kasih-Nya. Oleh karena itu, mereka yang cara hidupnya jauh dari Tuhan Yesus, diajak kembali untuk menyadari hakekat mereka sebagai pribadi yang berharga, maka tidak pantas mereka diperbudak oleh kekuatan jahat.  Mereka ditarik kembali oleh Yesus agar terbebas dan disembuhkan dari akar segala penyakit jiwa, yaitu dosa.

            Dengan demikian kehadiran Yesus membawa pembebasan bagi mereka yang ditawan dan disandera oleh kuasa doa atau maut. Yesus datang untuk memberikan pengampunan dan belas kasih kepada mereka yang cemas, takut akan masa depan dan menderita karena kelekatan-kelekatan duniawi yang belenggu mereka. Yesus datang untuk memberikan harapan dan semangat hidup bagi mereka yang sedang putus asa karena beratnya beban yang mereka harus pikul. “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus-Ku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang yang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”(Luk 4:18-19).

            Apa yang dibutuhkan orang yang telah jatuh dalam dosa dan kelemahan, untuk bisa bangkit? Mereka membutuhkan pengampunan dan kesembuhan rohani, dan Tuhan Yesus hadir untuk hal itu : mengampuni dan menyembuhkan. Oleh karena itu, sesuatu yang membahagiakan ketika seseorang datang dan percaya kepada-Nya. Mereka tidak akan dikecewakan oleh Kristus, sebaliknya menemukan  hidupnya kembali yang penuh dengan sukacita dan harapan.”Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita.”(2 Tesalonika 2:16).

            Betapa besar kasih Allah kepada manusia di dunia ini. Dia telah hadir dalam diri Yesus Kristus untuk menjangkau manusia yang ada di bumi ini. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh 3:16). Yesus hadir menemani perjalanan setiap orang yang percaya, menuntun ke jalan yang benar, menguatkan saat seseorang terpuruk, mengampuni saat orang datang memohon belas kasih-Nya, membawa semua yang percaya ke tempat yang sudah Dia sediakan , kehidupan yang kekal. “Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawaa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.”(Yoh 14:3).

            Mereka yang telah mengalami perjumpaan dan kesembuhan rohani oleh Kristus, akan menjadi orang yang selalu memberikan kesaksian bahwa Allah itu baik. Dengan pewartaannya, maka akan banyak orang yang tergerak untuk datang dan mengikuti-Nya. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalua Roh Kudus turun atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”(Kis 1:8).

                                                                  Paroki St. Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *