Kursi Santo Petrus

Kursi Santo Petrus

Senin, 22 Februari 2021
Hari Raya Pesta Takhta Santo Petrus

1 Petrus 5:1-4
Mazmur 23
Matius 16:13-19

Perayaan istimewa hari ini sebenarnya berasal dari “kursi” atau bahasa Latinnya kathedra Santo Petrus. Karena itulah kita menamakan gereja di mana terdapat kursi Uskup sebagai “katedral.” Kursi di mana seorang pejabat pemerintahan Romawi duduk memiliki arti penting. Saat dia duduk di kursi itu, dia berkuasa untuk memberi perintah dan membuat keputusan penting.

Sejak masa awal Gereja sudah terdapat tradisi tentang kursi di mana Santo Petrus duduk sebagai pemimpin gereja di Roma, di mana dipercaya dia membaptis orang banyak. Kursi ini diturun-temurunkan kepada uskup-uskup Roma berikutnya sebagai simbol kesinambungan mereka sebagai penerus Petrus. Relik yang dipercaya berasal dari kursi ini sekarang berada di bawah ukiran perunggu dari artis Bernini di Basilika Santo Petrus di Vatikan.

Dnalor 01, CC BY-SA 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0, via Wikimedia Commons

Sudah jelas bahwa sejak awal Gereja, kekuasaan Santo Petrus sudah menjadi bagian dari tradisi. Jika kita membaca Injil hari ini, jelas pula bagaimana Yesus sendiri menetapkan Petrus sebagai batu karang yang di atasnya GerejaNya akan dibangun.

Tetapi apa yang terjadi kemudian? Hanya dalam beberapa ayat sesudahnya, Petrus menolak untuk menerima rencana Yesus yang akan menderita dan dibunuh. Yesus sampai menghardiknya dengan sebutan “iblis.” Pada saat Yesus ditangkap, Petrus sempat menyangkal Yesus sampai tiga kali. Inikah sang batu karang pondasi Gereja?

Dari pengalaman kita sendiri, kita tahu bahwa Gereja Katolik tidak sempurna. Skandal dalam Gereja beberapa tahun belakangan ini kadang membuat kita merasa terguncang dan seperti kehilangan pondasi yang kuat. Sama seperti Petrus, kita pun juga manusia yang bisa jatuh dalam dosa. Tetapi sama juga seperti dia, kita pun diberi kesempatan bertobat dan memulihkan hubungan kita dengan Allah. Dengan demikian sungguh nyatalah janji Yesus, bahwa alam maut tidak akan pernah menguasai Gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *