MENGHADIRKAN KRISTUS

MENGHADIRKAN KRISTUS

Senin, 3 Mei 2021

Yohanes 14:6-14

Yesus terus meyakinkan kepada para murid-Nya bahwa Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup. “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yoh 14:6). Dengan keyakinan ini maka seseorang akan mampu menyerahkan hidupnya dan mengandalkan Yesus di dalam hidup.  Mengapa hanya melalui Yesus seseorang sampai kepada Allah Bapa? Karena ketika bertemu dengan Yesus Kristus, maka ia beertemu dengan Bapa, sebab Yesus ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalam Putera-Nya. “Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.”(Yoh 14:!0).

Ketika seseorang benar-benar percaya kepada Kristus, maka hidupnya akan diubah menjadi pribadi yang baru, sebagai anak Allah. Dengan demikian, ia akan hidup sesuai dengan panggilannya sebagai anak Allah, yang senantiasa melakukan kehendak Allah. “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.”(Yoh 14:12). Dengan melalukan karya-karya cinta kasih Allah, seorang murid Kristus akan mewartakan belas kasih Allah kepada dunia.  Oleh karena itu sebagai murid Kristus ia hidup bukan lagi untuk dirinya sendiri, namun ia hidup untuk Allah agar kemulian-Nya dinyatakan dalam hidup mereka. “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”(Mat 5:16).

Tugas yang mulia telah dianugerahkan kepada mereka yang percaya kepada Kristus untuk menjadi sakramen atau tanda di tengah-tengah dunia agar banyak orang akhirnya percaya kepada-Nya. Panggilan ini membutuhkan kesediaan setiap murid Kristus untuk terus memperbahui dirinya dengan pertobatan. Dengan cara inilah maka seseorang bisa menghadirkan Kristus di dalam kata dan perbuatannya. “Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.”(Roma 13:14).

                                                                      Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *