Tanda Keselamatan

Tanda Keselamatan

Senin Pekan Biasa XXIV, 14 September 2020 – Pesta Salib Suci

Bacaan: Bil. 21:4-9; Yoh. 3:13-17

“Tanda Keselamatan”

Percakapan Yesus dan Nicodemus yang kita dengarkan hari ini membuka hati dan pikirannya, juga membuka hati kita semua. Yesus memaparkan maksud kedatangan dan kehadiranNya di tengah dunia ini. Tidak mudah bagi Nicodemus untuk mengertinya walaupun dia seorang Farisi dan tahu tentang agama Yahudi. Namun demikian Nicodemua adalah pribadi yang rendah hati dan mau membuka hatinya untuk mendengarkan Yesus dan membuat dia makin mampu mengalami kehadiran Yesus di dalam hidupnya. Oleh sebab itulah diperlukan keterbukaan hati untuk dapat memahami kehadiran Tuhan di dalam hidup kita dan tidak cukup hanya dengan pengetahuan dan pengertian.

Pesta Salib Suci yang kita rayakan pada hari ini menyadarkan kita ada Pribadi Tuhan Yesus Kristus yang menjadi manusia, menderita hingga wafat di salib. Namun sekaligus pribadi yang sama, yang bangkit mulia dan hidup selamanya. Salib menjadi tanda penghinaan dan pengorbanan Tuhan Yesus, yang terjadi karena dosa manusia. Yesus turun dari Surga untuk menyelamatkan manusia berdosa, maka dengan memandang Salib Kritus, kita memandang dosa-dosa kita yang dipaku bersama Yesus yang tersalib. Yesus datang bukan untuk menghakimi apalagi menghukum, melainkan membebaskan dan menyelmatkan kita semua.

Yesus disalib hingga wafat, namun disambut oleh kemuliaan kebangkitan dan kenaikanNya ke surga. Maka dengan memandang salib Yesus, kita juga memandang keselamatan kita semua yang megalir dari pengorbanan Tuhan Yesus. Kemuliaan Yesus adalah kemenangannya atas dosa dan maut yang memberikan hidup kekal kepada kita semua yang percaya kepadaNya. Dengan merayakan Salib Suci, kita merayakan Tanda Keselamatan kita yang terjadi dalam diri Yesus Kristus. Maka pandanglah salib Suci Tuhan Yesus yang kita tempatkan di rumah, meja atau di mana pun, yang juga kita pakai. Sejenak renungkanlah kehadiran Tuhan yang menyelamatkan ini dan percayalah bahwa Ia sekarang pun hadir bagi keselamatan kita, setialah kepadaNya sebagaimana Ia selalu setia kepada kita.

Comments are closed.