{"id":10031,"date":"2020-12-07T13:16:33","date_gmt":"2020-12-07T21:16:33","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10031"},"modified":"2020-12-07T13:16:33","modified_gmt":"2020-12-07T21:16:33","slug":"tidak-layak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10031","title":{"rendered":"TIDAK LAYAK"},"content":{"rendered":"\n<p>Senin, 7 Desember 2020<br><br>Lukas 5:17-26<br>Iman adalah anugerah Allah yang mulia. Karena dengan iman, seseorang<br>mampu melihat dan merasakan kekuatan Kristus. Mata fisik manusia tidak bisa<br>melihat dengan jelas kasih Allah, namun dengan iman seseorang bisa merasakan<br>kekuatan dan kehadiran Allah. Orang lumpuh diusung dan dibawa kepada Yesus telah<br>disembuhkan berkat iman mereka. \u201cLalu datnglah beberapa orang mengusung seorang<br>lumpuh di atas tempat tidur, mereka berusaha membawa dia masuk dan<br>menetakkannya di hadapan Yesus.\u201d(Luk 5:18). Dengan iman tersebut, seseorang<br>bersatu dengan Kristus, sehingga iman sekaligus juga mendorong seseorang untuk<br>pertobatan; meninggalkan semua bentuk dosa. Dengan demikian iman juga<br>menghadirkan pengampunan dosa bagi mereka yang percaya. \u201cKetika Yesus melihat<br>iman mereka, berkatalah Ia: \u201cHai saudara, dosamu sudah diampuni.\u201d(Luk 5:20).<br>Bagaimana agar iman bisa semakin berakar di diri manusia? Iman adalah<br>anugerah Allah dan jawaban manusia. Oleh karena itu, dibutuhkan kerendahan hati<br>supaya seseorang siap menjawab ; menjadi lahan dan tempat untuk menumbuhkan<br>iman di dalam hidupnya. Iman tidak akan bisa tumbuh dalam hati yang keras, seperti<br>halnya tanah yang tandus dan gersang tidak bisa menumbuhkan apa-apa kecuali<br>ilalang yang tidak berguna. Hanya mereka yang rendah hati yang akan lebih siap untuk<br>menerima iman dan mengembangkan dalam hidup, serta pada akhirnya berbuah<br>dalam karya-karya cinta kasih. \u201cYang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang<br>mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali<br>lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.\u201d(Mat 13:23).<br>Dengan demikian, iman bisa berakar dalam diri seseorang diperlukan usaha dan<br>perjuangan ; tekun dan setia membuka hati untuk Kristus, supaya iman tidak kabur<br>atau bahkan diambil dari orang tersebut. \u201cSebab itu ambilah talenta itu dari padanya<br>dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap<br>orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi<br>siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari<br>padanya.\u201d(Mat 25:28-29). Iman tidak bisa bertumbuh jika orang yang menerimanya<br>tetap berkeras hati atau sombong. Dengan sikap seperti itu, ia menyatakan sikap<br>menolakan atau tidak percaya kepada Tuhan Yesus, dan lebih percaya pada dirinya<br>sendiri. Setiap orang berhak untuk memilih, dan iman adalah suatu pilihan bebas<br>seseorang.<br>Jika seseorang mengerti dan sadar, pasti ia tidak akan menyia-nyiakan<br>anugerah iman. Ia akan bersyukur dan merasa diri tidak pantas menerima-Nya, lalu ia<br>akan berkata seperti perwira yang dalam Injil, yang tidak pantas dihadapan Tuhan<br>Yesus. \u201cSebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu.<br>Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.\u201d(Luk 7:7). Karena<br>sikapnya yang rendah hati, maka kasih karunia Allah akan tercurah ke dalam hidupnya.<br>Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 7 Desember 2020 Lukas 5:17-26Iman adalah anugerah Allah yang mulia. Karena dengan iman, seseorangmampu melihat dan merasakan kekuatan Kristus. Mata fisik manusia tidak bisamelihat dengan jelas kasih Allah, namun dengan iman seseorang bisa merasakankekuatan dan kehadiran Allah. Orang lumpuh diusung dan dibawa kepada Yesus telahdisembuhkan berkat iman mereka. \u201cLalu datnglah beberapa orang mengusung seoranglumpuh di atas tempat tidur, mereka berusaha membawa dia masuk danmenetakkannya di hadapan Yesus.\u201d(Luk 5:18). Dengan iman tersebut, seseorangbersatu dengan Kristus, sehingga iman sekaligus juga mendorong&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10031\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10031","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10031"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10031\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10032,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10031\/revisions\/10032"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}