{"id":10033,"date":"2020-12-09T20:27:36","date_gmt":"2020-12-10T04:27:36","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10033"},"modified":"2020-12-09T20:27:36","modified_gmt":"2020-12-10T04:27:36","slug":"apa-sulitnya-percaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10033","title":{"rendered":"APA SULITNYA PERCAYA?"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamis, 10 Desember 2020<br><br>Matius 11:11-15<br>Sebelum Yesus hadir, Yohanes Pembaptis diutus terlebih dahulu untuk<br>menyiapkan manusia untuk menerima kehadiran Tuhan Yesus. \u201cPada waktu itu<br>tampilah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan;<br>\u201cBertobatlah, sebab Kerajaan sudah dekat.\u201d(Mat 3:1). Mengapa perlu dipersiapkan?<br>Yang akan hadir adalah Mesias atau menyelamat, Tuhan sendiri, yang sudah ditulis<br>dan diwartakan oleh para Nabi. Yohanes adalah nabi yang secara khusus<br>menyiapkan manusia untuk membuka hati untuk menerima Sang Imanuel.<br>Sebab jika manusia menolak atau tidak percaya, maka Yesus Kristus tidak<br>hadir di dalam hati dan hidup mereka. \u201c\u2026Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang,<br>adakah Ia mendapati iman di bumi?\u201d(Luk 18:8). Semua yang dilakukan Kristus<br>tidak akan mengubah apa-apa, jika manusia masih dalam ketegaran hatinya. Seruan<br>Yohanes Pembaptis ;\u201dBertobatlah\u201d adalah ajakan untuk membuka hati dan percaya<br>kepada Mesias.<br>Ketika manusia membuka hatinya maka Yesus Kristus bisa masuk dan hadir<br>dalam hidupnya. Undangan Kasih Allah membutuhkan jawaban bebas dari setiap<br>orang. \u201c Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang<br>mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya<br>dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan<br>Aku.\u201d(Wahyu 3:20). Tuhan sangat menghargai jawaban dan pilihan masing-masing<br>orang. Oleh karena itu dalam hal beriman, tidak ada paksaan dan setiap orang<br>memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya.<br>Yang ada dalam diri Allah adalah belas kasih-Nya yang telah disediakan bagi<br>mereka yang siap untuk menerima-Nya. Kapan manusia siap? Yaitu saat seseorang<br>mau meninggalkan dosa-dosanya, bertobat dan percaya kepada Kristus. \u201cJanganlah<br>gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.\u201d(Yoh 14:1).<br>Tidak ada kerugian apa pun jika orang percaya, sebaliknya ia akan menerima kasih<br>karunia-Nya yang berlimpah. Semua dilakukan Allah; memgutus Putera-Nya ke<br>dunia, untuk manusia. Apakah masing-masing orang menyadarinya? Hanya orang<br>yang sadar, yang akan bisa melihat. Seringkali hal-hal duniawi bisa dan telah<br>mengaburkan mata hati manusia, sehingga mereka merasakan kesulitan dalam<br>melihat dan merasakan Kash Allah.<br>Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A.Didik Setiyawan, CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis, 10 Desember 2020 Matius 11:11-15Sebelum Yesus hadir, Yohanes Pembaptis diutus terlebih dahulu untukmenyiapkan manusia untuk menerima kehadiran Tuhan Yesus. \u201cPada waktu itutampilah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan;\u201cBertobatlah, sebab Kerajaan sudah dekat.\u201d(Mat 3:1). Mengapa perlu dipersiapkan?Yang akan hadir adalah Mesias atau menyelamat, Tuhan sendiri, yang sudah ditulisdan diwartakan oleh para Nabi. Yohanes adalah nabi yang secara khususmenyiapkan manusia untuk membuka hati untuk menerima Sang Imanuel.Sebab jika manusia menolak atau tidak percaya, maka Yesus Kristus tidakhadir di dalam&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10033\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10033","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10033"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10034,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10033\/revisions\/10034"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}