{"id":10125,"date":"2021-01-21T01:25:00","date_gmt":"2021-01-21T09:25:00","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10125"},"modified":"2021-01-20T08:26:47","modified_gmt":"2021-01-20T16:26:47","slug":"terimakasih-dan-puji-tuhan-untuk-rahmat-kehidupan-yang-telah-kita-terima","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10125","title":{"rendered":"Terimakasih dan Puji Tuhan untuk rahmat kehidupan yang telah kita terima."},"content":{"rendered":"\n<p>HARI JUMAT DALAM PEKAN KEDUA, MASA BIASA &#8211; January 22, 2021<\/p>\n\n\n\n<p>Ibrani 8:6-13<\/p>\n\n\n\n<p>Markus 3:13-19<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudariku terkasih,<\/p>\n\n\n\n<p>Sejak kita kembali masuk ke Liturgy Masa Biasa, kita akan terus memuji dan memuliakan Tuhan terutama atas mystery Incarnasi. Kita tahu bahwa Kristus yang baru lahir, Allah telah memenuhi dan memperbaharui perjanjianNya dengan kaum Israel dan Yehuda: &#8220;Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka&#8221;&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Sepanjang Perjanjian Lama, kita melihat bagaimana bangsa Israel sudah gagal memelihara perjanjian kesetiaan nenek moyang mereka ketika keluar dari perbudakan Mesir. Dan sekarang Allah akan menaruh hukumNya kedalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka agar mereka dapat menyadari bahwa mereka adalah umat Allah dan Allah akan menyatakan belaskasihanNya kepada mereka dan tidak mengingat-ingat dosa mereka lagi. Suatu perjanjian baru yang luar biasa. Itulah janji Allah yang memberi mereka a second chance and indeed a third chance dan seterusnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu kesempatan seperti ini tidak hanya diberikan dan diukir diatas batu, tetapi dicamkan di dalam hati mereka. Perjanjian baru ini tidak hanya sebagai satu hukum atau undang-undang dan peraturan, tetapi suatu bentuk relasi yang mengikat atas dasar cinta. Dan perjanjian yang luarbiasa itu dinyatakan oleh Yesus Kristus dalam dan melalui Sakramen Pengakuan. Dengan demikian kita akan dan senantiasa dipanggil dan diurapi agar kita mampu meneruskan kasih Allah kepada orang lain. Inilah yang disebut: &#8220;dipanggil dan diutus&#8221; seperti yang kita lihat dalam bacaan Injil hari ini. &#8220;Yesus menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutusNya memberitakan Inji; dan mereka diberi kuasa untuk mengusir setan.&#8221; Sebagai orang yang dipanggil dan diurapi dalam dan melalui Sakramen Permandian, anda telah menjadi imam, nabi dan raja, diutus untuk tugas memberitakan kebaikan dan kasih Allah kepada sesama sesuai dengan kemampuan dan talenta yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing. Semoga!!! Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARI JUMAT DALAM PEKAN KEDUA, MASA BIASA &#8211; January 22, 2021 Ibrani 8:6-13 Markus 3:13-19 Saudara-saudariku terkasih, Sejak kita kembali masuk ke Liturgy Masa Biasa, kita akan terus memuji dan memuliakan Tuhan terutama atas mystery Incarnasi. Kita tahu bahwa Kristus yang baru lahir, Allah telah memenuhi dan memperbaharui perjanjianNya dengan kaum Israel dan Yehuda: &#8220;Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka&#8221;&#8230; Sepanjang Perjanjian Lama, kita&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10125\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10125","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10126,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10125\/revisions\/10126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}