{"id":10137,"date":"2021-01-26T11:42:55","date_gmt":"2021-01-26T19:42:55","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10137"},"modified":"2021-01-26T11:42:55","modified_gmt":"2021-01-26T19:42:55","slug":"siap-melayani-dalam-segala-situasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10137","title":{"rendered":"SIAP MELAYANI DALAM SEGALA SITUASI"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selasa, 26 Januari 2021<br><br>Lukas 10:1-9<br>Menjadi murid Kristus adalah suatu panggilan yang tak ternilai harganya.<br>\u201cBukan kamu yang memilih kamu, tetapi Akulah yang memilih kamu, supaya kamu<br>pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta<br>kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.\u201d(Yoh 15:16). Karena Tuhan<br>menghendakinya, maka seseorang dipanggil dan dipilih untuk menjadi murid-Nya.<br>Apa artinya menjadi murid Kristus? Menjadi murid berarti dipanggil untuk<br>menyerupai guru mereka, untuk melayani mereka yang menderita dan memberikan<br>diri menjadi alat-alat-Nya dalam menghadirkan Kerajaan Allah. \u201cSama seperti Anak<br>Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk<br>memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.\u201d(Mat 20:28).<br>Dengan demikian menjadi murid Kristus berarti dipanggil untuk menjadi<br>pribadi untuk orang lain, untuk pelayanan dan untuk kemuliaan Allah. Ia tidak lagi<br>berpusat pada dirinya sendiri, namun ia menjadi sarana keselamatan Allah untuk<br>sesamanya. Disinilah letak betapa mulia panggilan menjadi murid Kristus, karena ia<br>tidak mencari keuntungan diri sendiri, melainkan selalu siap melayani ditengahtengah segala situasi, bahkan di dalam situasi sulit pun, seorang murid Kristus akan<br>selalu siap. \u201cPergilah , sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke<br>tengah-tengah serigala.\u201d(Luk 10:3). Dalam pelayanan seorang murid Kristus akan<br>terjadi juga pengalaman seperti yang dialami oleh Guru mereka; banyak orang<br>menerima harapan dan semangat hidup, namun ada sebagian orang menolak dan<br>mencoba menghalang-halangi langkahnya.<br>Mereka yang siap menjadi murid Kristus tidak akan bergerak sendiri, ia ada<br>bersama dalam satu team dengan tujuan yang satu, yaitu Kerajaan Allah. Oleh<br>karena itu mereka tidak pernah bekerja dan melayani sendirian, namun mereka<br>bergerak bersama. \u201cKemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid<br>yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan<br>tempat yang hendak dikunjungi-Nya.\u201d(Luk 10:10). Yesus ada ditengah-tengah<br>mereka untuk memberikan semangat dalam pelayanan. Kesadaran bahwa Yesus ada<br>bersama, membuat masing-masing murid Kristus yakin dan setia melaksanakan<br>tugasnya, sekalipun ada banyak tantangan. \u201cAjarlah mereka melakukan segala<br>sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu<br>senantiasa sampai kepada akhir zaman.\u201d(Mat 28:20)<br>Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 26 Januari 2021 Lukas 10:1-9Menjadi murid Kristus adalah suatu panggilan yang tak ternilai harganya.\u201cBukan kamu yang memilih kamu, tetapi Akulah yang memilih kamu, supaya kamupergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu mintakepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.\u201d(Yoh 15:16). Karena Tuhanmenghendakinya, maka seseorang dipanggil dan dipilih untuk menjadi murid-Nya.Apa artinya menjadi murid Kristus? Menjadi murid berarti dipanggil untukmenyerupai guru mereka, untuk melayani mereka yang menderita dan memberikandiri menjadi alat-alat-Nya dalam menghadirkan Kerajaan Allah. \u201cSama seperti&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10137\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10137","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10137"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10138,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10137\/revisions\/10138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}