{"id":10151,"date":"2021-02-01T07:49:05","date_gmt":"2021-02-01T15:49:05","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10151"},"modified":"2021-02-01T07:49:05","modified_gmt":"2021-02-01T15:49:05","slug":"berjalan-bersama-kristus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10151","title":{"rendered":"BERJALAN BERSAMA KRISTUS"},"content":{"rendered":"\n<p>Senin, 1 Februari 2021<br><br>Markus 5:1-20<br>Yesus mampu membebaskan orang yang kerasukan oleh legion (kumpulan<br>roh-roh jahat). Sebelum Yesus mengusir setan-setan tersebut, mereka sudah tahu<br>apa yang akan dilakukan oleh Yesus dan mereka sangat ketakutan. \u201cApa urusan-Mu<br>dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku.\u201d<br>(Mrk 5:7). Pernyataan legion memberi informasi bahwa Yesus berkuasa atas segala<br>yang ada, karena Dia Anak Allah. Tidak ada satupun manusia yang memiliki kuasa<br>seperti yang dimiliki oleh Yesus. Allah telah menyerahkan semua kepada PuteraNya yang tunggal untuk menyakatakan kemuliaan-Nya supaya dengan imannya<br>semua orang diselamatkan dalam Yesus Kristus. Oleh karena itu, bagi orang yang<br>percaya tidak ada lagi keraguan lagi untuk menerima Dia. \u201cKetika melihat Dia<br>mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati<br>mereka dan berkata: \u201cKepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di<br>bumi.\u201d(Mat 28:17-18).<br>Keraguan membuat seseorang rentan dan rapuh untuk jatuh dalam<br>kebinggungan dan kecemasan. Sebaliknya jika seseorang percaya teguh pada<br>Kristus, maka ia menjadi kuat karena kekuatan Roh Kudus bekerja di dalam dirinya.<br>Saat Roh Kudus diam dan tinggal dalam diri seseorang, maka ia bisa menerima<br>bimbingan-Nya dan melihat semua yang ada dengan bijaksana seperti Allah sendiri<br>bersikap. Ia berjalan bersama Kristus, sehingga segala sesuatu mampu<br>ditanggungnya. \u201cSegala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi<br>kekuatan kepadaku.\u201d(Filipi 4:13). Oleh karena itu, bagi orang yang percaya,<br>penyertaan Yesus Kristus membuatnya tenang dan damai, karena ia merasakan<br>selalu ada harapan yang dialirkan oleh Tuhan dalam hidupnya. Bukan berarti tidak<br>datang persoalan dalam hidupnya, namun ia mampu menghadapi persoalanpersoalannya bersama dengan Kristus, sehingga ia bisa menyerahkan semua kepada<br>Nya dan Dia memberikan kekuatan, damai dan harapan.<br>Setiap orang memiliki tantangan-tantangan hidup yang berbeda-beda, dan<br>bahkan harus menghadapinya. Sementara itu Tuhan Yesus selalu siap untuk<br>memberikan pertolongan kepada mereka yang percaya kepada-Nya. Oleh karena<br>itu, setiap orang tidak perlu ragu untuk datang kepada-Nya. Sebab Dia datang untuk<br>manusia yang lemah agar melalui kuasa-Nya, setiap orang menemukan kembali<br>hidupnya. \u201cMarilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan<br>memberi kelegaan kepadamu.\u201d(Mat 11:28). Perjalanan hidup orang iman adalah<br>perziarahan bersama dengan Kristus, maka segala yang terjadi adalah pengalaman<br>iman, dimana Dia selalu menuntun dan menguatkan, sehingga ia selalu hidup dalam<br>pengharapan dan sukacita.<br>Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 1 Februari 2021 Markus 5:1-20Yesus mampu membebaskan orang yang kerasukan oleh legion (kumpulanroh-roh jahat). Sebelum Yesus mengusir setan-setan tersebut, mereka sudah tahuapa yang akan dilakukan oleh Yesus dan mereka sangat ketakutan. \u201cApa urusan-Mudengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku.\u201d(Mrk 5:7). Pernyataan legion memberi informasi bahwa Yesus berkuasa atas segalayang ada, karena Dia Anak Allah. Tidak ada satupun manusia yang memiliki kuasaseperti yang dimiliki oleh Yesus. Allah telah menyerahkan semua kepada PuteraNya yang tunggal&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10151\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10151","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10151"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10152,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10151\/revisions\/10152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}