{"id":10157,"date":"2021-02-04T07:39:15","date_gmt":"2021-02-04T15:39:15","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10157"},"modified":"2021-02-04T07:39:15","modified_gmt":"2021-02-04T15:39:15","slug":"hidup-bukan-untuk-diri-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10157","title":{"rendered":"HIDUP BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamis, 4 Februari 2021<br><br>Markus 6:7-13<br>Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah. Apa yang menjadi inti dari<br>pewartaan mereka? Yang menjadi inti adalah kabar gembira bahwa Kristus telah datang dan dengan<br>kedatangan-Nya maka Kerajaan Allah hadir di bumi.\u201dTetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah,<br>maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.\u201d(Mat 12:28). Oleh karena itu, para murid tidak<br>mewartakan pribadi lain, apalagi dirinya sendiri, melainkan Guru mereka yang telah hadir untuk manusia<br>berdosa dan membebaskan mereka. Para murid diutus pergi mewartakan Kerajaan Allah dengan bekal iman<br>yang teguh. Oleh karena itu, mereka tidak perlu kuatir akan banyak hal, karena Roh Kudus menyertai mereka<br>dan menyediakan rahmat dan perlindungan kepada mereka. Dengan keyakinan tersebut, maka para murid<br>Kristus tidak dibebani oleh kecemasan dan kekuatiran akan hal-hal duniawi dan bisa berfokus dalam misi<br>Kerajaan Allah. \u201cDan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka,<br>kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas<br>kaki, tetapi jangan memakai dua baju.\u201d (Mrk 6:8-9).<br>Apa yang diwartakan oleh para murid Yesus adalah harapan baru bagi umat manusia. Sebab apa yang<br>hadir adalah Allah sendiri yang telah berkenan menjadi seorang hamba agar Dia bisa merangkul semua<br>manusia, melayani mereka, bahkan mereka yang telah jatuh dalam dosa berulang kali diampuni-Nya dan<br>membawa semua yang percaya pada keselamatan. \u201cTetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang<br>tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Tidak ada<br>dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak<br>menyalibkan Tuhan yang mulia.\u201d(1 Kor 2:7-8). Tugas panggilan para murid Kristus adalah mengenalkan siapa<br>itu Yesus Kristus kepada semua yang siap menerima pewartaan Injil agar mereka yang dilayaninya menjadi<br>percaya kepada-Nya. \u201cKarena jika aku memberitakan Injil, akau tidak mempunyai alasan untuk memegahkan<br>diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.\u201d(1 Kor 9:16).<br>Melalui Yesus Kristus, Allah ingin memulihkan semua menjadi baru dalam perjanjian yang baru, yaitu<br>keselamatan datang dari Kristus yang rela mengampuni dosa-dosa manusia diatas kayu salib, agar rencara<br>Allah yang terlaksana, yaitu penebusan dosa dan keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dan semua tergenapi<br>dan terlaksana dalam diri Yesus Kristus, Putera tunggan-Nya. \u201cDemikian juga dibuat-Nya dengan cawan<br>sesudah makan; Ia berkata: \u201cCawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi<br>kamu.\u201d(Luk 22:20). Apa yang ditunggu lagi oleh manusia? Kerajaan Allah sudah datang. Apakah setiap orang<br>siap untuk terbuka dan menerima-Nya? Roh Kudus akan membantu manusia yang lemah, sehingga Dia akan<br>membuka hati dan pikiran seseorang, sehingga semua kebenaran akan tersikap dan akhirnya semua orang akan<br>berseru untuk memuliakan nama-Nya. \u201cTetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran. Ia akan memimpin<br>kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu<br>yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan<br>datang.\u201d(Yoh 16:13).<br>Orang yang beriman pada Kristus mendapat perutusan yang sama untuk menjadi pewarta Injil Kerajaan<br>Allah di dunia dewasa ini. Bagaimana hal itu bisa dilakukan? Jika seseorang dekat dengan Yesus dan SabdaNya, ia akan tahu apa yang harus dilakukannya, yaitu menjaga hati, pikiran dan tindakannya sejalan dengan<br>apa yang telah dikerjakan-Nya. Akhirnya mereka sama seperti Kristus yang hidup-Nya bukan untuk mencari<br>diri sendiri. Mereka akan menjadi pribadi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa manusia. \u201cYesus berkata kepada<br>mereka: \u201cMari ikutilah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.\u201d(Mrk 1:17)<br>Paroki St Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. A. Didik Setiyawan, CM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis, 4 Februari 2021 Markus 6:7-13Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan Kerajaan Allah. Apa yang menjadi inti daripewartaan mereka? Yang menjadi inti adalah kabar gembira bahwa Kristus telah datang dan dengankedatangan-Nya maka Kerajaan Allah hadir di bumi.\u201dTetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah,maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.\u201d(Mat 12:28). Oleh karena itu, para murid tidakmewartakan pribadi lain, apalagi dirinya sendiri, melainkan Guru mereka yang telah hadir untuk manusiaberdosa dan membebaskan mereka. Para murid diutus pergi mewartakan Kerajaan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10157\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10157","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10157"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10158,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10157\/revisions\/10158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}