{"id":10294,"date":"2021-03-23T15:30:59","date_gmt":"2021-03-23T22:30:59","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10294"},"modified":"2021-03-23T15:30:59","modified_gmt":"2021-03-23T22:30:59","slug":"sadrakh-mesakh-dan-abednego","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10294","title":{"rendered":"Sadrakh, Mesakh, dan Abednego"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rabu, 24 Maret 2021<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daniel 3: 14-20, 24-25, 28.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisah pembakaran 3 orang pemuda dalam tanur api, Sadrakh-Mesakh, Abednego, adalah kisah terkenal dalam kitab Daniel. Ketiga orang itu dibakar hidup-hidup oleh Raja Nebukadnezar karena mereka tidak mau menyembah dewa asing. Bahkan ketika dibakar, sang raja heran karena ketiganya tidak merasa takut dan menyerah. Sang raja berkata, &#8220;bukanlah ada tiga orang yang dibakar? tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas ditengah-tengah api itu. Mereka tidak terluka dan keempatnya itu rupanya seperti ana dewa!&#8221;  Lalu sang Raja berseru, &#8220;Terpujilah Allah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego!&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">kisah penganiayaan atas iman ternyata sudah terjadi sejak lama bahwa sudah ada sebelum Yesus terlahir di dunia. Kisah dalam Daniel ini menjadi cerita tentang keberanian orang untuk mempertahankan imannya ditengah kesulitan hidup. Tentu saja yang ditampilkan di sini kesulitannya adalah soal  tidak mau menyembah dewa asing. Orang Yahudi hanya menyembah Yahwe saja, tak ada yang lain. &#8220;Berbaktilah kepadaKu saja, dan jangan membuat Allah lain!&#8221; itulah perintah Allah yang pertama pada Musa dan orang Israel saat mereka di gunung Sinai. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang ini kesulitan dan tantangan hidup beriman bisa bermacam-macam. Orang mengalami kesulitan karena menderita Covid-19, kesulitan ekonomi, persoalan relasi dalam keluarga, dan ada masih banyak soal lain yang bisa kita sebut panjang lebar. Dalam hidup Iman, Allah tidak akan menghilangkan persoalan itu, tapi Dia hadir dan menemani kita dalam menghadapinya. Allah tidak membuat api padam dan tetap membakar 3 saudara itu, tapi Dia menemani ketiganya menghadapai penderitaan dalam ketakutan dan iman. semoga setiap dari kita juga bisa setia karena Allah kita adalah Allah yang setia sejak dulu sampai sekarang dan sampai yang akan datang. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu, 24 Maret 2021 Daniel 3: 14-20, 24-25, 28. Kisah pembakaran 3 orang pemuda dalam tanur api, Sadrakh-Mesakh, Abednego, adalah kisah terkenal dalam kitab Daniel. Ketiga orang itu dibakar hidup-hidup oleh Raja Nebukadnezar karena mereka tidak mau menyembah dewa asing. Bahkan ketika dibakar, sang raja heran karena ketiganya tidak merasa takut dan menyerah. Sang raja berkata, &#8220;bukanlah ada tiga orang yang dibakar? tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas ditengah-tengah api itu. Mereka tidak terluka dan keempatnya itu rupanya&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10294\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10294","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10295,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10294\/revisions\/10295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}