{"id":10660,"date":"2021-08-03T07:37:54","date_gmt":"2021-08-03T14:37:54","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10660"},"modified":"2021-08-03T07:37:54","modified_gmt":"2021-08-03T14:37:54","slug":"kerajaan-allah-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10660","title":{"rendered":"KERAJAAN ALLAH"},"content":{"rendered":"\n<p>Selasa, 3 Agustus 2021<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Matius 14: 22-36<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setiap orang beriman kepada Kristus diutus untuk berjalan melewati peristiwa demi peristiwa hidup dangan suatu Misi; menghadirkan Kerajaan Allah. \u201cPergilah dan beritakanlah Kerajaan Sorga&nbsp; sudah dekat.\u201d(Mat 10:7). Seseorang bisa mewartakan Kerajaan Allah kepada orang lain, jika ia sendiri sudah yakin dan percaya bahwa Yesus Kristus telah datang menjumpai umat-Nya, dan telah menebus dosa-dosa mereka. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih, di dalam Di akita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.\u201d(Kolose1:13-14). Dan dengan keyakinanan tersebut, seseorang mengalami kemurahan Tuhan di dalam hidupnya. Bagaimana agar seseorang bisa percaya akan hal itu semua?<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Yesus Kristus mengajak para murid-Nya untuk belajar percaya dari seorang anak kecil, dalam hal kerendahan hati, penyerahan diri dan kesetiaan agar seseorang bisa melihat dengan hatinya akan kehadiran Tuhan yang baik dan peduli kepada manusia. \u201cAku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.\u201d(Mrk 10:15). Bagaimana mengukur seseorang memiliki kerendahan hati, ketaatan dan kesetiaan? Tidak ada ukuran apapun selain Allah sendiri yang bisa mengukurnya. Oleh karena itu iman benar-benar suatu anugerah khusus dari Allah. Kepada siapa, Dia memberikan, hanya Dia yang bisa menentukan. Dan orang yang bisa memahami ini, semua juga karena Roh Kudus sendiri yang membimbingnya. \u201cPada waktu itu berkatakan Yesus: \u201cAku beryukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.\u201d(Mat 11:25).<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jika seseorang belum yakin dan percaya akan kebaikan Allah lewat Putera-Nya Yesus Kristus, sekali-kali ia tidak akan bisa menerima sepenuhnya Kerajaan Allah. Para murid diajak terus untuk pertama-tama mengatasi kebimbangan yang ada di dalam dirinya, agar dengan bebas dan tanpa beban mereka bisa menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, dan siap untuk mewartakan kerajaan Allah dimana mereka diutus. \u201cSegera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: \u201cHai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?\u201d(Mat 14:31). Keraguan dan kebimbangan akan membawa seseorang pada kesulitan yang semakin besar, sedangkan iman akan Kristus membawa ketenangan, damai, dan keselamatan. Oleh karena itu sebelum yang lain, seseorang seharusnya mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya dahulu, dan jawabannya ada di dalam diri Yesus Kristus. \u201cTetapi carilah&nbsp; dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.\u201d(Mat 6:33). Yesus Kristus sendiri sudah mengatakan bahwa di dalam diri-Nya sebagai tanda kehadiran Kerajaan Allah. \u201cTetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Akkah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.\u201d(Mat 19:24).<\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Serawai, Rm. Didik, CM<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 3 Agustus 2021 Matius 14: 22-36 &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setiap orang beriman kepada Kristus diutus untuk berjalan melewati peristiwa demi peristiwa hidup dangan suatu Misi; menghadirkan Kerajaan Allah. \u201cPergilah dan beritakanlah Kerajaan Sorga&nbsp; sudah dekat.\u201d(Mat 10:7). Seseorang bisa mewartakan Kerajaan Allah kepada orang lain, jika ia sendiri sudah yakin dan percaya bahwa Yesus Kristus telah datang menjumpai umat-Nya, dan telah menebus dosa-dosa mereka. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih, di dalam&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10660\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10660","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10660"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10660\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10661,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10660\/revisions\/10661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}