{"id":10697,"date":"2021-08-11T15:00:00","date_gmt":"2021-08-11T22:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10697"},"modified":"2021-08-09T23:05:34","modified_gmt":"2021-08-10T06:05:34","slug":"menyeberang-laut-dan-sungai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10697","title":{"rendered":"Menyeberang Laut dan Sungai"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamis, 12 Agustus 2021<\/p>\n\n\n\n<p>Yosua 3:7-10, 11, 13-17<br>Mazmur 114<br>Matius 18:21 &#8211; 19:1<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tahu bahwa Musa tidak kesampaian untuk membawa bangsa Israel masuk Tanah Terjanji. Pengganti Musa, Yosua, adalah pemimpin Israel saat mereka masuk ke sana. Di Kitab Yosua inilah diceritakan saat-saat terakhir perjalanan di gurun yang sudah memakan waktu 40 tahun. Mereka tidak dapat begitu saja masuk karena banyak bangsa-bangsa lain yang mendiami daerah itu, dan harus mereka lawan terlebih dahulu. Ada juga Sungai Yordan yang harus diseberangi.<\/p>\n\n\n\n<p>Peristiwa penyeberangan Sungai Yordan di bacaan hari ini mengingatkan kita kepada peristiwa penyeberangan Laut Merah. Kala itu melalui Musa yang mengangkat tongkatnya, Allah membelah laut supaya bangsa Israel dapat selamat dari kejaran tentara Mesir. Sekarang, di bawah pimpinan Yosua, Allah menghentikan arus sungai Yordan ketika kaki para imam yang menggotong tabut perjanjian menyentuh air sungai.<\/p>\n\n\n\n<p>Pola pekerjaan Tuhan yang memisahkan air memang banyak digunakan di Alkitab. Sejak kitab yang pertama, Kejadian, diceritakan bagaimana sebelum bumi terbentuk ada samudera raya yang gelap gulita. Dalam karya penciptaanNya, Allah memisahkan air di bawah dan di atas cakrawala, dan antara daratan dan laut. Samudera atau laut memang merupakan simbol ketidakteraturan dan bahaya. Hanya Allah lah yang dapat mengendalikannya. Pola ini berlanjut ke Injil, di mana Yesus berkuasa atas air dengan memerintah badai dan ombak untuk berhenti dan berjalan di atas air.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah gelombang ombak dalam kehidupan anda yang sedang anda alami saat ini? Mari kita minta Tuhan untuk menghentikan arus yang terlalu kuat itu supaya kita dapat lewat dengan selamat. Mungkin kita bisa dibantu oleh orang yang seperti para imam yang membawa tabut perjanjian, yang dengan masuk ke dalam laut kehidupan kita dapat menjadi sarana Tuhan untuk membantu kita menyeberang ke tempat yang tenang. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis, 12 Agustus 2021 Yosua 3:7-10, 11, 13-17Mazmur 114Matius 18:21 &#8211; 19:1 Kita tahu bahwa Musa tidak kesampaian untuk membawa bangsa Israel masuk Tanah Terjanji. Pengganti Musa, Yosua, adalah pemimpin Israel saat mereka masuk ke sana. Di Kitab Yosua inilah diceritakan saat-saat terakhir perjalanan di gurun yang sudah memakan waktu 40 tahun. Mereka tidak dapat begitu saja masuk karena banyak bangsa-bangsa lain yang mendiami daerah itu, dan harus mereka lawan terlebih dahulu. Ada juga Sungai Yordan yang harus diseberangi. Peristiwa&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10697\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10697","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10697"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10697\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10698,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10697\/revisions\/10698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}