{"id":10785,"date":"2021-09-16T13:36:00","date_gmt":"2021-09-16T20:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10785"},"modified":"2021-09-14T08:36:58","modified_gmt":"2021-09-14T15:36:58","slug":"melayani-dan-berbagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10785","title":{"rendered":"\u201cMelayani dan berbagi\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p>Jumat, 17 September 2021&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bac 1: 1Tim 6:2c-12; Injil: Lukas 8:1-3&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam karya perutusanNya, Yesus berkeliling mewartakan Injil Kerajaan Allah kepada semua orang, dalam sabda dan karyaNya. Tujuan pewartaan Injil ini adalah untuk membawa semua orang menuju keselamatan dan bersatu dengan Allah dalam Kerajaan Surga. Dalam rangka karya pewartaan ini pula, Yesus memilih 12 rasul yang selanjutnya dipersiapkanNya untuk meneruskan pewartaan Injil kepada seluruh bangsa manusia. Kedua belas rasul ini selalu menyertai Yesus agar pada waktunya mereka siap meneruskannya. Kita semua juga mempunyai tanggung jawab yang sama untuk meneruskan karya pewartaan Injil di mana pun kita berada. Baptisan yang kita terima telah menjadikan kita seorang \u2018nabi\u2019, yang menjadi perpanjangan tangan Tuhan. Janganlah membiarkan panggilan kita ini terbengkalai dan kita hanya melakukan keinginan sendiri dan kehendak Tuhan kita abaikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain para rasul yang selalu ada bersama Yesus, hadir pula beberapa wanita yang juga ikut menyertai Yesus. Secara khusus dikisahkan dalam Injil hari ini bahwa para wanita ini pun ikut serta dalam karya pewartaan Yesus dan mereka membantu dan melayani Yesus serta para rasul dalam hal kebutuhan harian mereka. Para wanita ini tidak diminta dan juga tidak ditugaskan oleh Yesus, namun mereka melakukannya dengan sukarela dan dengan semangat berbagi dari yang mereka miliki. Tindakan mereka ini merupakan tanda syukur mereka kepada Yesus yang telah mengubah hidup mereka. Pengalaman akan Tuhan yang mencintai&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; mereka, itulah yang membuat mereka memberikan diri dalam pelayanan serta mempersembahkan yang mereka miliki. Kerelaan berbagi ini lahir dari pengalaman akan kasih Tuhan di dalam diri mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kita semua disadarkan akan kerelaan untuk melayani dan berbagi untuk Tuhan di dalam hidup kita. Memang tidak mudah untuk melayani dan berbagi jika kita belum mampu untuk mengalami kasih Tuhan di dalam diri kita. Terkadang kita terlalu berfokus pada diri kita dan kebutuhan diri kita sendiri. Tidak jarang kita hanya meminta, mengeluh, bahkan menuntut Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita. Bukankah Tuhan telah memberikan yang utama dan paling penting bagi kita, yakni rahmat kehidupan dan keselamatan abadi. Apakah kita menyadarinya? Marilah kita semakin bersyukur atas rahmat kehidupan yang telah dianugerahkan, bahkan yang masih terus mengalir bagi kita. Bukalah hati kita untuk melayani dan berbagi di tengah kehidupan ini, khususnya di masa Pandemi Covid-19 sekarang ini. Layanilah Tuhan Yesus di dalam diri sesama kita, khususnya yang sedang sedang membutuhkan uluran tangan kasih kita dan dalam Gereja kita.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumat, 17 September 2021&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bac 1: 1Tim 6:2c-12; Injil: Lukas 8:1-3&nbsp; Dalam karya perutusanNya, Yesus berkeliling mewartakan Injil Kerajaan Allah kepada semua orang, dalam sabda dan karyaNya. Tujuan pewartaan Injil ini adalah untuk membawa semua orang menuju keselamatan dan bersatu dengan Allah dalam Kerajaan Surga. Dalam rangka karya pewartaan ini pula, Yesus memilih 12 rasul yang selanjutnya dipersiapkanNya untuk meneruskan pewartaan Injil kepada seluruh bangsa manusia. Kedua belas rasul ini selalu menyertai Yesus agar pada waktunya mereka siap meneruskannya. Kita&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10785\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10785","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10785","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10785"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10785\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10786,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10785\/revisions\/10786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}