{"id":10978,"date":"2021-11-23T13:03:00","date_gmt":"2021-11-23T21:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10978"},"modified":"2021-11-22T19:04:17","modified_gmt":"2021-11-23T03:04:17","slug":"siap-bersaksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10978","title":{"rendered":"\u201cSiap bersaksi\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p>Rabu Pekan Biasa XXXIV, 24 November 2021 \u2013 St. Andreas Dung-Lac dkk.<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan: 5:1-6, 13-14, 16-17, 23-18; Lukas 21:12-19<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari ini bersama seluruh Gereja, kita merayakan Santo Andreas Dung-Lac dan teman-temannya yang menjadi martir di Vietnam. Mereka semua dibunuh dengan cara yang mengerikan karena mempertahankan iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Darah mereka telah menyuburkan Vietnam, sehingga iman Katolik bertumbuh subur walaupun di tengah berbagai himpitan yang tidak mudah. Mereka semua telah menjadi saksi Kristus yang setia dan memberikan kesaksian pula kepada kita semua yang masih berziarah di dunia ini agar tetap setia selamanya. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Injil hari ini, Tuhan Yesus juga sudah mengingatkan kepada semua muridNya, termasuk kita, untuk bersiap menjadi saksiNya di tengah dunia ini. Bahkan Yesus menunjukkan realita yang tidak mudah dalam mengikutiNya dan menjadi saksiNya. Walaupun realitanya tidak selalu mudah, namun sebagai saksi Kristus, kita tetap terus harus maju mewartakan karya keselamatan Allah di dalam diri Yesus Kristus. Bahkan Yesus menyadarkan kita bahwa realita yang tidak mudah ini menjadi kesempatan untuk membawa sebuah pengharapan akan keselamatan. Memang kita harus berani melawan arus dunia yang justru ingin membawa kita menjauh dari Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan Yesus tidak hanya mengutus kita menjadi saksi-saksiNya, namun Ia memberikan kita kemampuan untuk mewartakan melalui kesaksian kita. Tuhan akan selalu menyertai dan menjaga kita sehingga tidak ada lawan yang dapat mengalahkan dan merebut kita dari Tuhan. Tentu saja Tuhan Yesus tidak mengatakan bahwa kita tidak akan mengalami penderitaan atau kematian, karena itu semua adalah bagian dalam pemberian diri kita sebagai saksi Kristus. Dengan memberikan ilustrasi realita yang tidak selalu mudah ini, Yesus mau menguatkan dan membuat kita tidak takut dalam melangkah, karena kita berjuang bersama kekuatan Tuhan. Tantangan dunia sekarang ini memang sudah berbeda, yang tidak hanya meyerang fisik kita namun melanda pikiran dan bahkan iman kita dengan berbagai ajaran dan perkembangan ilmu pengetahuan yang bisa membawa kita jauh dari Tuhan. Inilah saatnya kita bersaksi lebih bersemangat lagi melalui kehidupan kita setiap hari, perkataan dan perbuatan kita yang sederhana sekalipun.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu Pekan Biasa XXXIV, 24 November 2021 \u2013 St. Andreas Dung-Lac dkk. Bacaan: 5:1-6, 13-14, 16-17, 23-18; Lukas 21:12-19 Pada hari ini bersama seluruh Gereja, kita merayakan Santo Andreas Dung-Lac dan teman-temannya yang menjadi martir di Vietnam. Mereka semua dibunuh dengan cara yang mengerikan karena mempertahankan iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Darah mereka telah menyuburkan Vietnam, sehingga iman Katolik bertumbuh subur walaupun di tengah berbagai himpitan yang tidak mudah. Mereka semua telah menjadi saksi Kristus yang setia dan memberikan kesaksian&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10978\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10978","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10978"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10979,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10978\/revisions\/10979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}