{"id":10992,"date":"2021-11-29T17:01:48","date_gmt":"2021-11-30T01:01:48","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=10992"},"modified":"2021-11-29T17:01:48","modified_gmt":"2021-11-30T01:01:48","slug":"iman-berasal-dari-apa-yang-didengar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10992","title":{"rendered":"Iman Berasal dari Apa yang Didengar"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Roma 10: 9-18<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Selasa pada Pesta St. Andreas Rasul<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kata-kata St. Paulus dalam bacaan Pertama pada Pesta St. Andreas ini mengungkapkan kebenaran sederhana bahwa, baik bagi para rasul di awal awal kehidupan Gereja, ataupun di jaman sekarang, \u201ciman berasal dari apa yang didengar.\u201d Santo Paulus mengatakan bahwa orang tidak akan beriman kepada Yesus kecuali mereka telah mendengar tentang Dia dan mereka tidak akan mendengar tentang Dia kecuali mereka mendapatkan seorang pengkhotbah.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya kira perjalanan iman kita menunjukkan hal yang sama, yakni pertumbuhan iman itu berasal dari pengalaman orang-orang yang berbicara tentang Allah Tuhan yang mereka kenal dan kasihi. Surat St Paulus kepada Jemaat di Roma yang kita dengar hari ini menambahkan dengan kata-kata indah dari nabi Yesaya: \u201cBetapa indahnya kaki mereka yang membawa kabar baik!\u201d&nbsp;&nbsp;Saudari-saudaraku yang terkasih, hari ini kata-kata Nabi Yesaya itu menggerakkan kita untuk merayakan perjalanan dan kerja keras Rasul Andreas dan para rasul lainnya. Namun, kata-kata itu juga merupakan undangan untuk menghargai orang-orang yang telah berbicara kepada kita tentang \u2018Allah yang mereka kenal dan kasihi\u2019. Mereka itu yang telah menjadi \u2018rasul\u2019 bagi kehidupan beriman kita. Kita percaya bahwa merekalah yang diutus Tuhan kepada kita untuk memberikan kesaksian melalui perkataan dan perbuatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah cara utama Tuhan membawa orang untuk beriman kepada-Nya, yakni melalui orang-orang beriman lainnya. Kita semua dipanggil untuk menjadi pewarta Tuhan melalui penghidupan dari iman kita di dalam Dia. Kemudian, Tuhan akan bekerja melalui kita, sebagaimana Ia bekerja melalui Santo Andreas Rasul, untuk membawa orang lain kepada-Nya. Untuk semua itu, marilah kita mensyukuri semua yang telah kita terima dan memohon rahmat untuk menjadi alat Tuhan guna membangkitkan iman di dalam diri orang lain di jaman kita sekarang. Semoga Tuhan memampukan kita menjadi rasul-Nya. <\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan memberkati.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Roma 10: 9-18 Selasa pada Pesta St. Andreas Rasul Kata-kata St. Paulus dalam bacaan Pertama pada Pesta St. Andreas ini mengungkapkan kebenaran sederhana bahwa, baik bagi para rasul di awal awal kehidupan Gereja, ataupun di jaman sekarang, \u201ciman berasal dari apa yang didengar.\u201d Santo Paulus mengatakan bahwa orang tidak akan beriman kepada Yesus kecuali mereka telah mendengar tentang Dia dan mereka tidak akan mendengar tentang Dia kecuali mereka mendapatkan seorang pengkhotbah. Saya kira perjalanan iman kita menunjukkan hal yang sama,&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=10992\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10992","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10992"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10995,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10992\/revisions\/10995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}