{"id":11013,"date":"2021-12-05T13:53:00","date_gmt":"2021-12-05T21:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11013"},"modified":"2021-12-04T17:54:01","modified_gmt":"2021-12-05T01:54:01","slug":"janji-perjanjian-lama-digenapi-dalam-dan-melalui-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11013","title":{"rendered":"Janji Perjanjian Lama digenapi dalam dan melalui Yesus"},"content":{"rendered":"\n<p>Hari Senin, Minggu ke 2 Masa Advent<\/p>\n\n\n\n<p>6 December, 2021<\/p>\n\n\n\n<p>Yesaya 35:1-10<\/p>\n\n\n\n<p>Lukas 5:17-26<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudariku terkasih,<\/p>\n\n\n\n<p>Yesaya dalam bacaan pertama hari ini sudah boleh dibilang memberi kecerahan kepada kita semua zaman ini khususnya dalam masa Advent. Ini adalah satu kegembiraan yang luar biasa, suatu pesan pewartaan untuk Perjanjian Baru. Karena pencerahan yang diberikan itu sudah dapat dikatakan sebagai satu gambaran untuk kita umat Allah yang sedang menjalani hidup sekarang dan untuk kehidupan kekal. Oleh karena itu Yesus sendiri sudah memproklamirkan pemenuhan kata-kata nabi Yesaya ketika Yesus mulai tampil di muka umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Nabi Yesaya mewartakan: &#8220;Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, &#8230; dan seterusnya&#8230;&#8221; sementara dalam bacaan Injil hari ini tentang Yesus menyembuhkan seorang yang lumpuh; kepada orang lumpuh itu Yesus mengatakan: &#8220;bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu! &#8230; seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.&#8221; Disini boleh kita lihat betapa nubuat nabi dari Perjanjian Lama menjadi nyata dalam dan melalui Yesus. Yesus telah datang membawa kabar gembirfa kepada kita semua.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya diberitakan bahwa sebelum Yesus menyembuhkan orang muda yang lumpuh itu, kepadanya Yesus mengatakan: &#8220;Hai saudara, dosamu sudah diampuni.&#8221; Dengan statement awal itu telah membuat semua nubuat nabi Yesaya dinyatakan benar. Oleh karena itu kedua bacaan hari ini menjadi satu peneguhan dan penting sekali untuk disimak dalam kehidupan kita setiap hari. Bahwa Allah tak pernah akan menelantarkan anak-anakNya dalam situasi dan kondisi apapun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dua bulan terakhir ini saya diberi tugas dan tanggungjawab tambahan untuk salah satu department di Rumah Sakit Anak-Anak dimana saya bekerja setiap hari Rabu dan Jumat. Department yang saya mau bagikan pengalaman ini kepada teman-teman semua adalah Department untuk Anak-Anak yang ditelantarkan oleh orangtua mereka. Kondisi anak-anak itu pada umumnya adalah anak-anak yang tidak mampu membantu dirinya sendiri, mereka adalah anak-anak yang lumpuh, bisu, tuli dan lain sebagainya dengan dan dalam keadaan yang &nbsp;sangat menyedihkan. Sebelum saya datang kepada anak-anak itu, para perawat telah memberi tahu bahwa sebentar lagi saya akan datang, berdoa dan memberkati mereka. Hari Rabu kemarin seperti biasa saya datang mengunjungi mereka, anak-anak ini adalah mereka yang samasekali tidak berdaya, hanya terbaring lemah, dalam feeding tube, atau yang benar-benar lumpuh total (kaki &#8211; tangannya). Tetapi ketika melihat saya, mereka bisa mengungkapkan sikap kebahagiaannya, kegembiraan bahkan ada yang masih bisa menggerakkan tangannya mau memberi hi five kepada saya dan bahkan mengangkat kedua jempolnya kepada saya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dipihak lain saya sungguh kagum kepada para dokter, perawat, guru, social worker dan volunteer lainnya yang dengan penuh kasih melakukan tugas perawatan dan pelayanan kepada anak-anak ini. Hal ini mengingatkan saya akan teman-teman si lumpuh dalam bacaan Injil hari ini. Mereka yang dengan susah payah berusaha menghadirkan teman mereka yang lumpuh itu kepada Yesus. Mereka dengan sangat berani dan dengan cara apapun telah menghadirkan teman mereka untuk bisa bertemu dengan Yesus. Semuanya itu mereka lakukan dengan penuh kasih. Mereka semua gembira dan bahagia telah berbuat sesuatu yang sangat berarti bagi teman mereka yang lumpuh itu. Singkat kata, teman-temanku sekalian sudah bisa menebak apa yang akan saya akhiri renungan ini dengan pertanyaan singkat: Bersediakah anda mengisi masa Adventmu &nbsp;dengan sesuatu yang bisa menghantar orang lain kepada Yesus,????<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Senin, Minggu ke 2 Masa Advent 6 December, 2021 Yesaya 35:1-10 Lukas 5:17-26 Saudara-saudariku terkasih, Yesaya dalam bacaan pertama hari ini sudah boleh dibilang memberi kecerahan kepada kita semua zaman ini khususnya dalam masa Advent. Ini adalah satu kegembiraan yang luar biasa, suatu pesan pewartaan untuk Perjanjian Baru. Karena pencerahan yang diberikan itu sudah dapat dikatakan sebagai satu gambaran untuk kita umat Allah yang sedang menjalani hidup sekarang dan untuk kehidupan kekal. Oleh karena itu Yesus sendiri sudah memproklamirkan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11013\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11013","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11013"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11014,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11013\/revisions\/11014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}