{"id":11105,"date":"2022-01-20T14:41:00","date_gmt":"2022-01-20T22:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11105"},"modified":"2022-01-19T20:42:36","modified_gmt":"2022-01-20T04:42:36","slug":"panggilan-untuk-bermisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11105","title":{"rendered":"Panggilan untuk bermisi"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan Jumat, 21 Januari 2022<\/p>\n\n\n\n<p>Seminggu ini saya menemani 6 frater yang bertugas pastoral di Tana Toraja, Sulawesi Utara. Salah satu frater betugas di sebuah paroki di daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Dia bercerita kalau dari parokinya,&nbsp; romo paroki harus menempuh perjalanan 12 jam menuju keuskupan di Makassar. Setiap minggunya, dia bersama beberapa umat mengunjungi stasi-stasi di pelosok dan daerah transmigrasi yang sulit dilalui karena harus melewati pegunungan dan jalan yang licin. Ada 20 stasi yang harus dikunjungi oleh imam dan petugas pastoral di sana. Mendengar kisah para frater ini, saya melihat adanya pelayanan misi yang luar biasa, heroisme untuk mewartakan Injil Kristus &nbsp;di daerah-daerah yang jarang terjamah dan melewati medan yang menantang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus tidak memanggil para murid dengan random, bukan tanpa maksud atau acak. Panggilan itu mengarahkan para murid menjadi kelompok orang yang punya tugas perutusan. Mereka inilah yang dikehendaki Yesus untuk turut dalam mewartakan Kerajaan Allah. Sebelum memanggil mereka, Yesus berdoa dan mencari kehendak Tuhan siapa saja yang akan terlibat dalam karya pewartaan itu (Luk 6: 12-13).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Perjanjian Lama, panggilan Allah pada bangsa Israel terlihat sangat istimewa. Kitab Ulangan 7: 7-8 menjelaskan hal itu:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu&#8211;bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa?&nbsp;tetapi karena TUHAN mengasihi&nbsp;kamu dan memegang sumpah-Nya&nbsp;yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan&nbsp;yang kuat dan menebus&nbsp;engkau dari rumah perbudakan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Karena kasih Allah semata saja, Dia memilih orang-orang yang dipilih dan ditentukan dalam perutusan. Panggilan pada para murid, juga bukan didasarkan pada talenta dan keistimewaan. Meraka. Ia memanggil bukan karena seseorang lebih istimewa dari orang lainnya. Namun, panggilan itu berdasar pada kasih Allah yang dilimpahkan pada orang yang terpilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka yang bermisi membutuhkan spiritualitas yang mendalam saat menjalankan karya mereka. Perjalanan yang jauh dan menantang, misi yang sulit dan berat menuntut petugas pastoral untuk merasakan sungguh bahwa Tuhan mendampingi dan mengasihi mereka dalam perutusan. Semakin misi itu jauh dan berat, semakin dibutuhkan doa yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita berdoa agar Tuhan mengirim semakin banyak pekerja di daerah-daerah misi untuk mewartakan Injil Allah. Ternyata masih banyak wilayah di dunia ini yang belum terjamah oleh warta Injil, dan itu membutuhkan kehadiran orang-orang yang dipanggil Allah untuk bermisi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan Jumat, 21 Januari 2022 Seminggu ini saya menemani 6 frater yang bertugas pastoral di Tana Toraja, Sulawesi Utara. Salah satu frater betugas di sebuah paroki di daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Dia bercerita kalau dari parokinya,&nbsp; romo paroki harus menempuh perjalanan 12 jam menuju keuskupan di Makassar. Setiap minggunya, dia bersama beberapa umat mengunjungi stasi-stasi di pelosok dan daerah transmigrasi yang sulit dilalui karena harus melewati pegunungan dan jalan yang licin. Ada 20 stasi yang harus dikunjungi oleh imam dan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11105\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11105","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11105"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11106,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11105\/revisions\/11106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}