{"id":11121,"date":"2022-02-03T13:41:00","date_gmt":"2022-02-03T21:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11121"},"modified":"2022-02-02T21:41:54","modified_gmt":"2022-02-03T05:41:54","slug":"kepercayaan-dan-penyerahan-diri-kepada-allah-menghantar-kita-ke-kehidupan-dan-kebajikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11121","title":{"rendered":"Kepercayaan dan Penyerahan Diri kepada Allah menghantar kita ke kehidupan dan kebajikan"},"content":{"rendered":"\n<p>Sirach 47:2-11<\/p>\n\n\n\n<p>Markus 6:14-29<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudari terkasih,<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bacaan-bacaan hari ini kita dihadapkan &nbsp;dengan dua karakter yang berbeda. &nbsp;Sirakh menggambarkan David, sebagai seseorang yang memiliki kepercayaan yang sangat besar kepada Allah, sebagai seorang yang juga memberi hatinya dan menaruh kepercayaan yang teguh kepada Allah. Sikap ini mendorong David &nbsp;menghadirkan perbuatan-perbuatan yang besar atas nama Allah disatu pihak dan David juga segera mengungkapkan kesedihan dan penyesalan ketika ia berbuat dosa, dan melanjutkan pertobatan itu dengan memuji dan memuliakan Allah dalam nyanyian dan tarian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Berbeda dengan &nbsp;Herod, ia yang meskipun tertarik kepada Yohanes Pembaptis dan Yesus dalam beberapa hal, tetapi ia tidak dengan sungguh-sungguh bertobat dan memusatkan seluruh perhatian dan kasihnya kepada Allah. Sebaliknya ia lebih mengutamakan bagaimana membahagiakan orang lain, membahagiakan para tamunya, puteri isterinya, dan isterinya sendiri, daripada melakukan kebajikan dan menyenangkan hati Tuhan. Kesenangannya ialah hanya mau menyenangkan orang lain dan mengabaikan pandangan buruk dihadapan para tamunya dan para officer dan bahkan ia &nbsp;memerintahkan mereka membunuh Yohanes Pembaptis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudari terkasih,<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bukan berarti David tidak berdosa, dan tidak berarti bahwa Herod samasekali tidak tertarik kepada hal-hal yang baik. Perbedaannya disini ialah bagaimana mereka mengutamakan perhatian dan cintanya kepada Allah. David telah memusatkan perhatiannya kepada kehendak Allah dan sanggup melakukan perbuatan-perbuatan yang dikehendaki Allah, bahkan langsung berbalik kepada Allah mohon pengampunan setelah berdosa. Herod samasekali mengabaikan perhatiannya kepada Allah dan mengesampingkan perbuatan yang baik untuk Allah dan sesama.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bagaimana dengan keadaan kita saaat ini? terutama kita di jaman ini menghadapi begitu banyak hal yang lebih menarik; hidup di dunia yang serba modern dan dengan sangat mudah membuat kita berpaling dan meninggalkan Allah. Hari ini teristimewa untuk anda yang menghadiri peryaan Ekaristi, ketika datang mendekati altar Allah, marilah kita minta kepada Yesus untuk memiliki rahmat yang membuat kita lebih tekun dan percaya akan kehadiran Allah agar kita menjadi lebih dekat dengan Allah dalam kehidupan kita setiap hari. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sirach 47:2-11 Markus 6:14-29 Saudara-saudari terkasih, &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bacaan-bacaan hari ini kita dihadapkan &nbsp;dengan dua karakter yang berbeda. &nbsp;Sirakh menggambarkan David, sebagai seseorang yang memiliki kepercayaan yang sangat besar kepada Allah, sebagai seorang yang juga memberi hatinya dan menaruh kepercayaan yang teguh kepada Allah. Sikap ini mendorong David &nbsp;menghadirkan perbuatan-perbuatan yang besar atas nama Allah disatu pihak dan David juga segera mengungkapkan kesedihan dan penyesalan ketika ia berbuat dosa, dan melanjutkan pertobatan itu dengan memuji dan memuliakan Allah dalam nyanyian dan tarian.&nbsp;&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11121\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11121","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11122,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11121\/revisions\/11122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}