{"id":11139,"date":"2022-02-13T15:54:15","date_gmt":"2022-02-13T23:54:15","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11139"},"modified":"2022-02-13T15:54:15","modified_gmt":"2022-02-13T23:54:15","slug":"percaya-kepada-kristus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11139","title":{"rendered":"PERCAYA KEPADA KRISTUS"},"content":{"rendered":"\n<p>Senin, 14 Februari 2022<br><br><br>Markus 8:11-13<br><br>Orang-orang Farisi tidak percaya kepada Yesus.\u00a0 Itulah sebabnya mengapa mereka meminta tanda kepada Yesus. &#8220;Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.&#8221;(Mrk 8:11). Yesus sangat heran mengapa mereka menolak dan tidak percaya kepada-Nya. Oleh karena itu, Yesus tidak memberikan apa yang mereka minta, sebelum mereka mau dengan tulus menerima dan percaya kepada Yesus Kristus. &#8220;Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: \u201cMengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.\u201d\u00a0(Mrk 8:12).<br><br>Yesus mengharapkan mereka bisa percaya kepada-Nya. Mengapa? Sebab jika seseorang percaya kepada Tuhan Yesus maka keselamatan akan turun atas mereka. &#8220;Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.&#8221;(Ibrani 11:6). Upah bukan dimengerti seperti pandangan dunia, namun maksud Allah adalah buah dari relasi dekat dengan Tuhan adalah damai sejahtera di dalam hati. &#8220;Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia.&#8221;(Yoh 14:7).<br><br>Dengan demikian, Yesus merindukan semua orang bisa mengalami dan menerima damai sejati yang ditawarkan-Nya. Cara untuk mendapatkan damai tersebut adalah dengan menerima dan percaya kepada-Nya.\u00a0 &#8220;Jawab mereka: \u201cPercayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.\u201d\u00a0(Kis 16:31). Itulah harta yang paling berharga, yaitu iman kepada Yesus Kristus, yang membawa manusia menerima keselamatan.\u00a0 &#8220;Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,\u00a0pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,\u00a0\u00a0yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,&#8221;(Titus 3:4-6).<br><br>Rm Didik, CM\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 14 Februari 2022 Markus 8:11-13 Orang-orang Farisi tidak percaya kepada Yesus.\u00a0 Itulah sebabnya mengapa mereka meminta tanda kepada Yesus. &#8220;Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.&#8221;(Mrk 8:11). Yesus sangat heran mengapa mereka menolak dan tidak percaya kepada-Nya. Oleh karena itu, Yesus tidak memberikan apa yang mereka minta, sebelum mereka mau dengan tulus menerima dan percaya kepada Yesus Kristus. &#8220;Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: \u201cMengapa&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11139\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11139","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11139"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11140,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11139\/revisions\/11140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}