{"id":11176,"date":"2022-03-02T18:36:15","date_gmt":"2022-03-03T02:36:15","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11176"},"modified":"2022-03-02T18:36:15","modified_gmt":"2022-03-03T02:36:15","slug":"penyertaan-kristus-bagi-para-murid-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11176","title":{"rendered":"PENYERTAAN KRISTUS BAGI PARA MURID-NYA"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamis, 3 Maret 2022<br><br><br>Lukas 9:22-25<br><br>Setiap murid Kristus adalah orang-orang yang dipercaya oleh Allah untuk tugas perutusan yang khusus yaitu menghadirkan Kerajaan Allah. Oleh karena itu mereka dibekali dan disertai oleh kasih karunia Allah, sehingga mereka mampu dengan setia\u00a0 memanggul salib dan mengikuti Yesus Kristus. &#8220;Kata-Nya kepada mereka semua: \u201cSetiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.&#8221;(Luk 9:23).\u00a0<br><br>Panggilan menjadi murid Kristus pertama-tama adalah kehendak Allah sendiri, yang kemudian membutuhkan jawaban dari manusia. &#8220;Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.&#8221;(Yoh 15: 16). Jawaban masing-masing orang bisa berbeda. Hal itu tergantung dari keterbukaan seseorang untuk mau menerima, mengimani, dan mengikuti, serta melakukan apa yang dikehendaki oleh Allah. Seperti halnya tanah, ada tanah yang tandus, berbatu, dan berduri, namun ada tanah yang subur dengan penuh humus. Kondisi yang berbeda-beda menentukan pertumbuhan benih dan buah yang dihasilkan. Orang yang terbuka dan percaya serta setia mengikuti\u00a0 Kristus adalah orang siap menumbuhkan benih iman dan berbuah dalam karya kasih. &#8220;Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.&#8221;(Luk 8:15).<br><br>Ketika menjalani hidup sebagai murid Kristus, pribadi-pribadi terpilih ini akan berhadapan dengan aneka tantangan, namun mereka tidak berjalan sendiri karena Roh Allah menyertai mereka. dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. &#8220;Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.\u201d(Mat 28:20). Oleh karena itu, agar mereka selalu teguh dalam pelayanan dan perjuangan, maka perlu mereka teguh dalam iman. Secara manusia, semua pengikut Kristus bisa merasakan kekuatiran dan kecemasan, namun dengan iman tersebut semua bisa diangkat dan Allah menopang, sebab Dia menyertai mereka, sehingga ketakutan itu akan berlalu dan mereka teguh setia kembali mewartakan Kerajaan Allah (Kerajaan Damai).&#8221;&#8230;Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.\u00a0Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.&#8221;(Luk 12:6-7).<br><br>Rm. Didik, CM\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis, 3 Maret 2022 Lukas 9:22-25 Setiap murid Kristus adalah orang-orang yang dipercaya oleh Allah untuk tugas perutusan yang khusus yaitu menghadirkan Kerajaan Allah. Oleh karena itu mereka dibekali dan disertai oleh kasih karunia Allah, sehingga mereka mampu dengan setia\u00a0 memanggul salib dan mengikuti Yesus Kristus. &#8220;Kata-Nya kepada mereka semua: \u201cSetiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.&#8221;(Luk 9:23).\u00a0 Panggilan menjadi murid Kristus pertama-tama adalah kehendak Allah sendiri, yang kemudian membutuhkan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11176\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11176","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11176"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11176\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11177,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11176\/revisions\/11177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}