{"id":11206,"date":"2022-03-13T19:04:09","date_gmt":"2022-03-14T02:04:09","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11206"},"modified":"2022-03-13T19:04:09","modified_gmt":"2022-03-14T02:04:09","slug":"bermurah-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11206","title":{"rendered":"BERMURAH HATI"},"content":{"rendered":"\n<p>Senin, 14 Maret 2022<br><br><br>Lukas 6:36-38<br><br>Yesus mengajak para murid-Nya untuk lebih mengenal siapa Allah yang mereka imani. Allah yang diimani adalah Allah yang Murah Hati, yang telah\u00a0 hadir\u00a0 ke dunia di dalam diri Putera-Nya untuk menyatakan kasih kemurahan Allah yang tanpa batas kepada manusia. &#8220;Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.&#8221;(Yoh 3:17).<br>Oleh karena itu, setiap orang yang percaya, memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan belas kasih Allah tersebut kepada sesamanya. &#8220;Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.\u201d(Luk 6:36).<br><br>Dengan demikian sikap bermurah hati adalah sikap Allah terhadap manusia yang diharapkan sikap tersebut juga menjadi sikap yang dihidupi oleh semua orang yang percaya kepada-Nya. Jika sikap murah hati tumbuh baik di dalam diri seseorang maka ia akan mudah menerima kemurahan hati Allah yang mengalir ke dalam hidupnya melalui peristiwa-periatiwa hidupnya. Hal itu bisa seperti seorang petani yang menanam benih tanaman yang baik dan pada suatu saat ia akan menunai hasil atau buahnya. &#8220;Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.\u201d(Luk 6:38).<br><br>Oleh karena itu, setiap keputusan dan tindakan seseorang bersumber dari dalam dirinya, dan jika hatinya sudah dipenuhi oleh kasih dan kemurahan Allah maka dengan sendirinya ia ditumbuhkan oleh kasih Allah dan buah kebaikannya bisa dirasakan oleh orang-orang disekitarnya. Sebaliknya jika hatinya jauh dari Allah, maka jauh juga dari sifat dan sikap Allah, sebab ia memiliki sumber yang lain yang bukan dari kekuatan Allah. Sumber lain diluar Allah\u00a0 berarti tidak sejalan dengan nalai-nilai kehidupan dari Allah dan dengan demikian bisa merusak kehidupan manusia; relasi\u00a0 manusia dengan Allah\u00a0 dan relasi dengan sesamanya. Kekuatan yang melawan Allah tersebut adalah egoime yang menyebabkan dosa. Seberapa besar kadar dosa tersebut sudah merusak manusia, bisa dilihat seberapa besar keberanian manusia untuk bermurah hati terhadap sesamanya.<br><br>Rm. Didik, CM\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 14 Maret 2022 Lukas 6:36-38 Yesus mengajak para murid-Nya untuk lebih mengenal siapa Allah yang mereka imani. Allah yang diimani adalah Allah yang Murah Hati, yang telah\u00a0 hadir\u00a0 ke dunia di dalam diri Putera-Nya untuk menyatakan kasih kemurahan Allah yang tanpa batas kepada manusia. &#8220;Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.&#8221;(Yoh 3:17).Oleh karena itu, setiap orang yang percaya, memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan belas kasih Allah tersebut kepada sesamanya. &#8220;Hendaklah&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11206\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11206","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11206"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11207,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11206\/revisions\/11207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}