{"id":11239,"date":"2022-03-28T19:43:08","date_gmt":"2022-03-29T02:43:08","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11239"},"modified":"2022-03-28T19:43:08","modified_gmt":"2022-03-29T02:43:08","slug":"tuhan-atas-hari-sabat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11239","title":{"rendered":"TUHAN ATAS HARI SABAT"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selasa, 29 Maret 2022<br><br><br>Yohanes 5:1-16<br><br>Tuhan Yesus berinisiatif untuk menyembuhkan orang yang sakit lumpuh karena tergerak oleh belas kasihan. &#8220;Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: \u201cMaukah engkau sembuh?\u201d\u00a0(Yoh 5:6). Dengan demikian tindakan Yesus tersebut menjadi jawaban dari seorang yang sudah menderita sakit lumpuh selama 38 tahun. &#8220;Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.&#8221;(Yoh 5:5).<br><br>Oleh karena itu apa yang dihadirkan Yesus kepada murid-murid-Nya adalah kasih nyata. Yesus tidak hanya menyampaikan Sabda-Nya yang menumbuhkan harapan tetapi juga tindakan-Nya yang penuh kasih dan kepedulian. &#8220;Kata Yesus kepadanya: \u201cBangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.\u201d\u00a0Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan.&#8221;(Yoh 5:8-9). Dengan demikian sebagai murid-murid-Nya tidak ada alasan lagi untuk ragu-ragu, apalagi tidak percaya kepada-Nya.<br><br>Namun sebagian orang masih belum bisa percaya kepada Yesus dan bahkan bersikap negatif dan membenci Yesus. Mereka adalah orang-orang yang keras hatinya. &#8220;Tetapi hari itu hari Sabat.\u00a0Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: \u201cHari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu.\u201d\u00a0(Yoh 5:9-10). Mereka menolak dan menyalahkan Yesus dan orang yang telah disembuhkan dengan mengunakan aturan-aturan tentang hukum Sabat. Dengan demikian orang-orang yang menolak Yesus adalah mereka merendahkan nilai-nilai kemanusiaan dan belas kasih demi kekuasaan dan posisi mereka sebagai orang yang merasa lebih tahu dan bijak dari\u00a0 pada Yesus karena jabatan mereka ( tokoh-tokoh orang Yahudi). Mereka menganggap diri mereka benar dalam melaksanakan hukum Sabat, namun justru sebaliknya tindakan mereka merendahkan Yesus Kristus yang adalah Tuhan atas hari Sabat. &#8220;Kata Yesus lagi kepada mereka: \u201cAnak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.\u201d(Luk 6:5).<br><br>Rm. Didik, CM\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 29 Maret 2022 Yohanes 5:1-16 Tuhan Yesus berinisiatif untuk menyembuhkan orang yang sakit lumpuh karena tergerak oleh belas kasihan. &#8220;Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: \u201cMaukah engkau sembuh?\u201d\u00a0(Yoh 5:6). Dengan demikian tindakan Yesus tersebut menjadi jawaban dari seorang yang sudah menderita sakit lumpuh selama 38 tahun. &#8220;Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.&#8221;(Yoh 5:5). Oleh karena itu apa&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11239\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11239","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11239"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11239\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11240,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11239\/revisions\/11240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}