{"id":11272,"date":"2022-04-11T21:19:30","date_gmt":"2022-04-12T04:19:30","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11272"},"modified":"2022-04-11T21:19:30","modified_gmt":"2022-04-12T04:19:30","slug":"menjadi-saksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11272","title":{"rendered":"MENJADI SAKSI"},"content":{"rendered":"\n<p>Selasa,12 April 2022<br><br><br>Yohanes 13:21-33.36-38<br><br>Yesus tahu bahwa salah satu murid-Nya akan menjadi penghianat, namun semua itu harus terjadi seperti yang telah tertulis dalam Kitab Suci. &#8220;Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.\u201d\u00a0(Yoh 13:21). Pengalaman pahit harus diterima oleh Yesus demi kasih-Nya kepada manusia yang berdosa. Tidak ada seorang pun bisa melakukan hal seperti itu, jika ia tidak memiliki motivasi (kasih) yang kuat untuk melakukannya. Yesus memulainya lebih dahulu untuk berani berkorban demi kebaikan dan penebusan dosa-dosa manusia, agar kemudian cara hidup yang sama diikuti oleh para murid dan pengikut-Nya kelak, yaitu setelah semua orang tahu bahwa Allah sungguh mengasihi manusia lewat Yesus Kristus yang disalibkan akibat dosa-dosa umat manusia. &#8220;Simon Petrus berkata kepada Yesus: \u201cTuhan, ke manakah Engkau pergi?\u201d Jawab Yesus: \u201cKe tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.\u201d\u00a0(Yoh 13:37).<br><br>Dengan demikian, setiap orang yang telah bisa melihat dengan imannya akan kasih Allah diharapkan tidak menjadi sombong, tidak memikirkan dirinya sendiri dan mengubah hidupnya untuk berani berkorban demi baikan dan keselamatan bagi banyak orang, sama seperti yang sudah dilakukan oleh Kristus bagi hidupnya. &#8220;Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.&#8221;(Yoh 13:34). Yesus telah memulai dan menghadirkan Kerajaaan Allah untuk manusia, maka barangsiapa mengikuti-Nya maka mereka akan menerima buah dari penebusan dosa yaitu keselamatan, sekaligus dalam waktu yang sama mereka juga disiapkan untuk memanggul salibnya untuk menjadi sarana keselamatan bagi orang-orang disekitarnya dengan cara hidup dengan saling mengasihi dan berani berkorban demi kebaikan bersama. &#8220;Kata-Nya kepada mereka: \u201cAda tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,\u00a0dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.\u00a0Kamu adalah saksi dari semuanya ini.&#8221;(Luk 24:45-48).<br><br>Didik, CM<br><br><br><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa,12 April 2022 Yohanes 13:21-33.36-38 Yesus tahu bahwa salah satu murid-Nya akan menjadi penghianat, namun semua itu harus terjadi seperti yang telah tertulis dalam Kitab Suci. &#8220;Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.\u201d\u00a0(Yoh 13:21). Pengalaman pahit harus diterima oleh Yesus demi kasih-Nya kepada manusia yang berdosa. Tidak ada seorang pun bisa melakukan hal seperti itu, jika ia tidak memiliki motivasi (kasih) yang kuat untuk melakukannya. Yesus memulainya&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11272\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11272","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11273,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11272\/revisions\/11273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}