{"id":11491,"date":"2022-09-20T07:43:56","date_gmt":"2022-09-20T14:43:56","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11491"},"modified":"2022-09-20T07:43:56","modified_gmt":"2022-09-20T14:43:56","slug":"belajar-dari-anak-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11491","title":{"rendered":"BELAJAR DARI ANAK KECIL"},"content":{"rendered":"\n<p>Selasa, 20 September 2022<br><br><br>Lukas 8:19-21<br><br>Yesus menyatakan bahwa siapa pun bisa dekat dengan-Nya dan menjadi saudara-Nya atau orang yang di kasihi Tuhan, jika mereka percaya, dan melakukan kehendak-Nya. &#8220;Tetapi Ia menjawab mereka: \u201cIbu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.\u201d (Luk 8:21). Dengan demikian, kedekatan dengan Tuhan terjadi bukan karena status seseorang sebagai apa, namun karena keputusan bebasnya untuk percaya kepada Yesus, mau menerima Sabda-Nya, dan melakukan kehendak-Nya.<br><br>Dengan demikian, seharusnya tidak satupun orang yang bisa menganggap dan merasa dirinya atau golongannya lebih dari yang lain dihadapan Tuhan, sebab di hadapan-Nya masing-masing orang adalah anak-anak-Nya dan memiliki kesempatan dan hak yang sama. Namun masih sering terjadi sebagian orang menganggap lebih atau superior dari orang lain, sehingga mereka mengkotak-kotakkan orang lain karena golongan, status sosial, pendidikan jabatan, dan ekonominya, akibatnya pola relasi yang terjadi menjadi tidak setara, yang bisa memunculkan konflik-konflik dan ketidakadilan yang merusak keharmonisan dan persaudaraan di dalam komunitas dan masyarakat.<br><br>Yesus menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan akan terjadi di dalam dunia\u00a0 jika masing-masing melepaskan statusnya dalam memandang sesamanya sebagai saudara dan menempatkan dirinya sebagai pribadi yang setara dengan orang disekitarnya, karena semua dipanggil Tuhan untuk melakukan niat-niat yang baik dalam mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. &#8220;Tetapi Yesus memanggil mereka dan berkata: \u201cBiarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan kamu menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.&#8221;(Luk 18:16). Rahasia Kerajaan tersingkap jika seseorang melihat diri seorang anak kecil yang tidak memiliki status apa-apa, namun ia bisa hidup dalam suka-cita dan persaudaraan dengan yang lain.<br><br>Didik, CM\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 20 September 2022 Lukas 8:19-21 Yesus menyatakan bahwa siapa pun bisa dekat dengan-Nya dan menjadi saudara-Nya atau orang yang di kasihi Tuhan, jika mereka percaya, dan melakukan kehendak-Nya. &#8220;Tetapi Ia menjawab mereka: \u201cIbu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.\u201d (Luk 8:21). Dengan demikian, kedekatan dengan Tuhan terjadi bukan karena status seseorang sebagai apa, namun karena keputusan bebasnya untuk percaya kepada Yesus, mau menerima Sabda-Nya, dan melakukan kehendak-Nya. Dengan demikian, seharusnya tidak satupun orang yang bisa&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=11491\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-11491","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11491"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11492,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11491\/revisions\/11492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}