{"id":12523,"date":"2024-12-03T19:22:00","date_gmt":"2024-12-04T03:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=12523"},"modified":"2024-12-02T20:24:24","modified_gmt":"2024-12-03T04:24:24","slug":"renungan-04-desember-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=12523","title":{"rendered":"Renungan 04 Desember 2024"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Matius 15: 29-37<\/p>\n\n\n\n<p>Kita berada di hari keempat masa Advent. Pada pekan pertama Adven, seluruh diri kita diajak menempatkan seluruh pengharapan hanya pada Tuhan Yesus saja. Tuhan yang akan datang, lahir dan hadir di tengah-tengah kehidupan insani kita. Harapan menumbuhkan semangat untuk setia berjuang dan bergumul dengan berbagai aneka peristiwa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita membaca Injil hari ini bahwa &nbsp;orang banyak berbondong-bondong datang kepada Tuhan Yesus. &nbsp;Mereka membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi orang sakit lainnya yang membutuhkan kesembuhan dari Tuhan Yesus. Mereka percaya bahwa Tuhan Yesus akan menyembuhkan segala penyakit yang dialami. Mereka percaya akan kuasa Tuhan Yesus dan daya-daya penyembuhan Ilahi yang ditawarkan oleh Tuhan Yesus pada mereka. Mereka lalu meletakkan orang-orang yang sakit pada kaki Yesus dan &nbsp;Tuhan Yesus menyembuhkan mereka semuanya dari segala sakit penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita melihat betapa besar tumpuan harapan dan hidup mereka pada Tuhan Yesus. Setiap tindakan yang mereka lakukan hendak mengungkapkan kerinduan dan penyerahan diri pada Tuhan Yesus. Ada harapan bahwa Tuhan Yesus berbuat sesuatu untuk kesembuhan dan hidup baru. Iman, harapan dan kasih mereka sungguh nyata diperlihatkan dalam kisah Injil ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Luar biasa tindakan Tuhan Yesus! Orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan dan orang buta melihat. Mereka tidak lupa bersyukur atas daya-daya penyembuhan Ilahi. Hidup baru terjadi: dapat berbicara, dapat berjalan, dapat melihat. Mereka sungguh memuliakan Allah Israel.<\/p>\n\n\n\n<p>Belaskasih Tuhan Yesus nyata atas hidup mereka yang lemah, kecil, tersisih, miskin dan difabel. Hati Tuhan Yesus yang penuh cinta mudah tergerak melihat kesulitan dan kesakitan yang dialami &nbsp;orang-orang. Penderitaan yang tak dapat ditawar-tawar oleh apapun. Hati Tuhan Yesus terdorong ingin berbuat sesuatu. Itulah tindakan belaskasih-Nya yang pertama menyembuhkan orang. Segala harapan mereka yang lemah dan sakit terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya kita dapat melihat tindakan belaskasih Tuhan Yesus pada orang yang berbondong-bondong mengikuti-Nya. Mereka lapar dan haus. Mereka kehabisan makanan atau mungkin tidak membawa makanan. Tuhan Yesus iba hatinya melihat orang demikian. Ia bersimpati dan berempati pada mereka yang lapar dan haus.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan Yesus memperbanyak tujuh roti dan beberapa ikan kecil. Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Mereka semuanya makan sampai kenyang dan masih dapat mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh. Mukjizat Ekaristi terjadi! Mereka boleh menyaksikan mukjizat. Sekali lagi harapan mereka terwujud di hadapan Tuhan Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada masa Adven ini kita diajak lebih mendekatkan diri, membuka hati dan pikiran agar melihat segala harapan kita hanya mungkin terjadi di dalam Tuhan Yesus. Setiap orang memiliki harapan. Setiap orang ingin harapannya terwujud. Kita diutus menjadi tanda harapan sekaligus membantu sesama saudara dan saudari untuk mewujudkan harapan itu sampai Sang Immanuel datang di tengah kehidupan. Tuhan Yesus memberkati segala kerinduan dan harapan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>(rm. medyanto, o.carm)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matius 15: 29-37 Kita berada di hari keempat masa Advent. Pada pekan pertama Adven, seluruh diri kita diajak menempatkan seluruh pengharapan hanya pada Tuhan Yesus saja. Tuhan yang akan datang, lahir dan hadir di tengah-tengah kehidupan insani kita. Harapan menumbuhkan semangat untuk setia berjuang dan bergumul dengan berbagai aneka peristiwa yang terjadi. Kita membaca Injil hari ini bahwa &nbsp;orang banyak berbondong-bondong datang kepada Tuhan Yesus. &nbsp;Mereka membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi orang sakit&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=12523\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-12523","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12523"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12524,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12523\/revisions\/12524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}