{"id":14254,"date":"2026-01-16T19:51:17","date_gmt":"2026-01-17T03:51:17","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14254"},"modified":"2026-01-16T19:51:17","modified_gmt":"2026-01-17T03:51:17","slug":"sabtu-pekan-biasa-i","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14254","title":{"rendered":"Sabtu Pekan Biasa I"},"content":{"rendered":"\n<p>Rm Gunawan Wibisono O.Carm<br>17 Januari 2025<br>1Sam 9: 1-7 + Mzm 21 + Mrk 2: 13-17<\/p>\n\n\n\n<p>Lectio<br>Suatu hari Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka. Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: &#8220;Ikutlah Aku!&#8221; Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia. Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: &#8220;Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?&#8221; Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: &#8220;Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Meditatio<br>Yesus adalah seorang yang baik. Dia seorang Guru. Sebab orang banyak datang kepada-Nya, dan Ia mengajar mereka. Namun, mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa? Inilah yang dipersoalkan oleh ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi. Bukankah sebagai seorang Guru, Dia harus memberi teladan yang baik? Bukankah Dia harus bergaul dengan orang-orang yang baik dan berpendidikan?<br>Apakah Yesus tidak memberi teladan baik? Yesus membuka konsep baru bagi setiap orang, yakni tugas perutusanNya. Yesus berkata kepada mereka: \u2018bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa\u2019. Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.<br>Kita pun harus berani menerima wacana dan konsep baru dalam pergaulan kita dengan sesama. Kita pun harus berani menerima wacana baru yang membuka doa-doa liturgis, agar semakin menyapa setiap orang yang hadir dalam perayaan liturgi. Liturgi hendaknya membuat setiap orang menikmati hidup yang selalu baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Oratio<br>Ya Yesus Kristus, Engkau datang hendak mencari anak-anak manusia yang hilang dan tersesat. Engkau mencari manusia, karena Engkau menghendaki semua orang beroleh selamat. Semoga kamipun menikmati janjiMu yang menyelamatkan itu. Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>Contemplatio<br>\u2018Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa\u2019.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rm Gunawan Wibisono O.Carm17 Januari 20251Sam 9: 1-7 + Mzm 21 + Mrk 2: 13-17 LectioSuatu hari Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka. Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: &#8220;Ikutlah Aku!&#8221; Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14254\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-14254","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14254"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14254\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14255,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14254\/revisions\/14255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}