{"id":14318,"date":"2026-01-29T06:16:42","date_gmt":"2026-01-29T14:16:42","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14318"},"modified":"2026-01-29T06:16:42","modified_gmt":"2026-01-29T14:16:42","slug":"memilah-dan-memilih-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14318","title":{"rendered":"MEMILAH DAN MEMILIH YANG BAIK"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamis 29 Januari 2026<br>Hari Biasa, Pekan Biasa III<br>Markus 4:21-25<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus bersabda: \u201cCamkanlah apa yang kamu dengar! Yesus menegaskan bahwa kita harus membedakan apa yang kita dengar. Nampaknya sederhana, tetapi tidak mudah. \u201cBarang siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!\u201d. Rupanya tidak semua yang kita dengar layak untuk diperhatikan atau ditanggapi dengan serius. Hanya orang yang mendengar dengan pikiran dan hati baik, bisa memilah dan memilih sesuatu dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap hari dalam kehidupan kita, aktivitas mendengar menjadi sangat penting. Kadang-kadang kita tidak mampu memilah dan memilih sesuatu yang baik dalam hal mendengarkan. Setiap dari kita akan selalu ditawari apa saja yang kita dengar. Persoalannya adalah apa yang kita dengar belum tentu baik, justru kita memilih dan mengikutinya. Maka Yesus menegaskan bagaimana kita menjadi pendengar yang baik atas Firman Tuhan diantara tawaran-tawaran yang lain. Semakin kita selaras dengan firman Tuhan, semakin baik kemampuan kita untuk membedakan nilai dari semua yang kita dengar. Seperti yang dikatakan salah satu mazmur: \u201cFirmanMu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku\u201d. Perhatian pada firman Tuhan memberi kita cahaya untuk membuat jalan kehidupan kita mampu untuk memilah dan memilih kata-kata, suara-suara dan omongan yang mengelilingi hidup kita. Yesus juga menyatakan dalam bacaan Injil bahwa semakin kita memperhatikan firman Tuhan, semakin banyak kita akan menerima anugerah dari Tuhan: \u201cUkuran yang kamu pakai untuk mengukur akan dikenakan pula padamu; dan malah akan ditambahkan lagi! Karena siapa yang mempunyai, akan diberi lagi, tetapi siapa yang tidak mempunyai apapun, apapun juga yangada padanya akan diambil\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin kita menerima apa yang Tuhan tawarkan kepada kita melalui firman-Nya, semakin hidup kita berbuah dalam perjalanan iman kita. Saat kita melatih hidup rohani untuk mendengarkan firman Tuhan, kita akan tumbuh dalam kapasitas untuk menerima semua berkat yang Tuhan ingin berikan kepada kita. Semoga dengan terang Firman Tuhan, kita dimampukan untuk memilah dan memilih yang terbaik dalam hidup kita. Tuhan memberkati.<\/p>\n\n\n\n<p>Tawaran dunia kadang menggiurkan<br>Hal yang baik dan buruk ditawarkan<br>Firman Tuhan harus tetap diperhatikan<br>Memilah dan memilih yang baik diprioritaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>RD. Ignasius Adam Suncoko<br>Diosesan Keuskupan Malang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis 29 Januari 2026Hari Biasa, Pekan Biasa IIIMarkus 4:21-25 Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus bersabda: \u201cCamkanlah apa yang kamu dengar! Yesus menegaskan bahwa kita harus membedakan apa yang kita dengar. Nampaknya sederhana, tetapi tidak mudah. \u201cBarang siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!\u201d. Rupanya tidak semua yang kita dengar layak untuk diperhatikan atau ditanggapi dengan serius. Hanya orang yang mendengar dengan pikiran dan hati baik, bisa memilah dan memilih sesuatu dengan baik. Setiap hari dalam kehidupan kita, aktivitas&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14318\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-14318","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14318"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14319,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14318\/revisions\/14319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}