{"id":14538,"date":"2026-03-15T17:41:00","date_gmt":"2026-03-16T00:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14538"},"modified":"2026-03-15T08:43:03","modified_gmt":"2026-03-15T15:43:03","slug":"terlalu-kenal-lalu-meremehkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14538","title":{"rendered":"\u201cTerlalu Kenal, Lalu Meremehkan?\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Yohanes 4:43\u201345<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara-saudari terkasih. Injil hari ini menceritakan Yesus yang kembali ke Galilea. Dalam perjalanan itu Yesus mengatakan sesuatu yang tajam: \u201cSeorang nabi tidak dihormati di tempat asalnya.\u201d Namun anehnya, ketika Yesus tiba di Galilea, orang-orang justru menyambut Dia. Mereka menerima-Nya karena mereka telah melihat apa yang dilakukan-Nya di Yerusalem.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada ironi, dimana orang-orang menerima Yesus, tetapi bukan karena mereka sungguh memahami siapa Dia. Mereka menerima Dia karena mukjizat yang pernah mereka lihat. Artinya, penerimaan itu bisa jadi bukan iman yang mendalam, melainkan kekaguman pada tanda-tanda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Injil Yohanes, mukjizat disebut \u201ctanda\u201d (semeion). Tanda seharusnya menunjuk pada sesuatu yang lebih dalam: pada identitas Yesus sebagai Putra Allah. Namun sering kali orang berhenti pada tandanya saja. Mereka kagum pada kuasa Yesus, tetapi belum sungguh percaya kepada pribadi-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah sebabnya Yesus mengingatkan bahwa seorang nabi sering tidak dihargai di tempat asalnya. Ketika orang merasa terlalu mengenal, mereka justru kehilangan rasa hormat dan iman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman ini sebenarnya sangat dekat dengan hidup kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita mungkin sudah lama menjadi orang beriman. Kita mengikuti Misa, berdoa rosario, membaca Kitab Suci, dan terlibat dalam pelayanan. Namun ada bahaya yang sering muncul tanpa kita sadari: Tuhan menjadi terlalu \u201cbiasa\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita bisa hadir dalam liturgi, tetapi hati kita tidak sungguh terarah kepada Tuhan. Kita mendengar Sabda Tuhan, tetapi rasanya seperti mendengar sesuatu yang sudah sering kita dengar. Kita mengenal Yesus, tetapi kedekatan itu tidak selalu berarti kedalaman iman.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal dalam iman Katolik, setiap kali kita merayakan Ekaristi, kita sungguh berjumpa dengan Kristus yang hidup. Dalam Sabda-Nya Ia berbicara. Dalam Tubuh dan Darah-Nya Ia memberikan diri-Nya. Namun jika hati kita tidak terbuka, kita bisa saja berada sangat dekat dengan Tuhan, tetapi tetap tidak sungguh menyadari kehadiran-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka Injil hari ini menjadi undangan yang sederhana namun tajam: jangan sampai kita terlalu terbiasa dengan Tuhan sehingga kehilangan rasa kagum dan iman.<\/p>\n\n\n\n<p>Iman sejati bukan hanya mencari mukjizat. Iman sejati adalah mengenal Yesus, mempercayakan hidup kepada-Nya, dan melihat karya-Nya bahkan dalam hal-hal yang kecil dan sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaan refleksi<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah saya mencari Tuhan hanya ketika membutuhkan mukjizat atau pertolongan?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah kehidupan rohani saya mulai terasa sekadar rutinitas tanpa kedalaman?<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika mengikuti Misa atau doa, apakah saya sungguh sadar bahwa saya sedang berjumpa dengan Tuhan?<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam peristiwa-peristiwa sederhana hidup saya, apakah saya masih mampu melihat kehadiran dan karya Tuhan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Doa<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan Yesus,<\/p>\n\n\n\n<p>sering kali aku merasa sudah mengenal Engkau,<\/p>\n\n\n\n<p>tetapi hatiku mudah menjadi biasa dan tumpul.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukalah kembali hatiku<\/p>\n\n\n\n<p>agar aku dapat melihat kehadiran-Mu<\/p>\n\n\n\n<p>dalam Sabda, dalam Ekaristi,<\/p>\n\n\n\n<p>dan dalam peristiwa-peristiwa kecil hidupku.<\/p>\n\n\n\n<p>Ajarlah aku untuk percaya kepada-Mu<\/p>\n\n\n\n<p>bukan hanya karena tanda-tanda,<\/p>\n\n\n\n<p>tetapi karena Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>RD. Yusuf Dimas Caesario<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yohanes 4:43\u201345 Saudara-saudari terkasih. Injil hari ini menceritakan Yesus yang kembali ke Galilea. Dalam perjalanan itu Yesus mengatakan sesuatu yang tajam: \u201cSeorang nabi tidak dihormati di tempat asalnya.\u201d Namun anehnya, ketika Yesus tiba di Galilea, orang-orang justru menyambut Dia. Mereka menerima-Nya karena mereka telah melihat apa yang dilakukan-Nya di Yerusalem. Ada ironi, dimana orang-orang menerima Yesus, tetapi bukan karena mereka sungguh memahami siapa Dia. Mereka menerima Dia karena mukjizat yang pernah mereka lihat. Artinya, penerimaan itu bisa jadi bukan iman&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=14538\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-14538","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14538"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14538\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14539,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14538\/revisions\/14539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}