{"id":1500,"date":"2014-03-06T03:25:37","date_gmt":"2014-03-06T11:25:37","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=1500"},"modified":"2014-03-06T03:32:39","modified_gmt":"2014-03-06T11:32:39","slug":"pilihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=1500","title":{"rendered":"Pilihan"},"content":{"rendered":"<div style=\"width: 384px;\" class=\"wp-video\"><video class=\"wp-video-shortcode\" id=\"video-1500-1\" width=\"384\" height=\"288\" preload=\"metadata\" controls=\"controls\"><source type=\"video\/mp4\" src=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Bill-Brod-Madu-dan-Racun-Lagu-Jadul.mp4?_=1\" \/><a href=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Bill-Brod-Madu-dan-Racun-Lagu-Jadul.mp4\">http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Bill-Brod-Madu-dan-Racun-Lagu-Jadul.mp4<\/a><\/video><\/div>\n<p>Bacaan I \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0: Ulangan 30:15-20<br \/>\nBacaan Injil : Lukas 9:22-25<\/p>\n<p>Masih ingat lagu jadul Madu dan Racun yang aslinya dilantunkan Arie Wibowo dan group Bill &amp; Brod tahun 1985? Lagu konyol itu meledak mungkin karena nadanya yang ringan menggoyang ditambah syair yang sok puitis tapi sekaligus populis, terasa dekat dan akrab di telinga dan di hati. Mungkin karena kita suka misteri, kita juga \u201cturut berdebar-debar\u201d menebak apa yang akan diberikan oleh Sang Gadis manja nan cantik dan manis (herannya lagu ini juga disukai kaum hawa\u2026 mungkin alih-alih merasakan berdebar-debar, senang membayangkan membuat para pria penasaran). Mungkin juga karena lagu ini menyentuh salah satu kenyataan hidup yang mendasar: <em>Hidup adalah serangkaian pilihan.<\/em><\/p>\n<p>Memasuki masa prapaskah kita diingatkan akan anugerah terbesar Allah bagi kita manusia: kebebasan untuk memilih. Kita mengingat kembali kejatuhan-kejatuhan kita karena salah pilih, termasuk \u201ctemplate\u201d kisah kejatuhan Adam dan Hawa. Kita mengingat kembali bahwa setiap pilihan ada konsekuensinya, seperti lokomotif kereta api yang akan menyeret gerbong-gerbong lainnya. Kita ingat bagaimana kita memilih meninggalkan tanah air menuju \u201ctanah terjanji\u201d kita masing-masing. Kita mengingat penyertaanNya dalam jatuh bangun perjuangan kita. Kita mengingat pemberontakan2 kita tapi juga kuasa kasih dan pengampunanNya yang membawa kita kembali ke \u201crahim\u201dNya. Kita mengingat pilihan-pilihan tepat dengan segala resikonya yang membawa pada damai dan sukacita yang berlimpah. Kita mengingat bahwa pada akhirnya, kita mau memilih kehidupan, yang kita rayakan dalam puncak perayaan iman Kristiani sepanjang tahun: Paskah.<\/p>\n<p>Tidak seperti Sang Gadis-nya Arie Wibowo yang menyembunyikan madu dan racun serta memilihkan salah satunya untuk sang pria, Allah membentangkan secara terbuka di hadapan Musa dan kita semua: di satu sisi berkat dan kehidupan, di sisi lain kutuk dan kematian. Kita tahu Allah ingin kita memilih kehidupan, tetapi kita diberinya kebebasan mengambil apa yang kita mau. Kalau kita mau pilih kehidupan, kita harus menjawab ya pada undangan Yesus: Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Memilih Yesus berarti berani berpuasa-bermati raga dan mendisiplinkan jiwa, meninggalkan kelekatan-kelekatan yang menjauhkan dari sesama dan Tuhan, berani menanggung susah payah bahkan penderitaan demi kesejahteraan sesama termasuk lewat beramal kasih, dan berani meluangkan waktu untuk diam mengikut Dia dekat-dekat lewat dan dalam kekhusyukan doa.<\/p>\n<p>Hari ini, kalau kita dihadapkan pada pilihan-pilihan hidup, mari kita pertanyakan: apakah ada madu dan racun dibaliknya, ada berkat dan kutuk, ada kehidupan dan kematian? Jika ya, semoga dengan rahmat Allah, kita sanggup konsisten memilih: <strong>\u00a0kehidupan.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/thepit-bbq.com\/cache\/banner8.php\/tag\/air-jordan-13-low\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/spyboy.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/bumberrev.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/gk-usa.org\/objectives\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/bedazzledphotos.com.au\/\">jordan 5 midnight navy<\/a> <a href=\"http:\/\/www.fastresponseonsite.com\/about-us\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/www.jadoreflowers.com\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/www.ehrlichlaw.com\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/arideocean.com\/portfolio.php\/\">jordan 5 space jam<\/a> <a href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/orderfirered5sd\/authentic-jordan-space-jam-11s-2014-for-sale-store\/\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/mk1.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/fbinfluence.com\/proreplay\/\">jordan 11 72 10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/br4.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/fylesbrothers.com\/fyles-brothers-history\">jordan 5 midnight navy<\/a> <a href=\"http:\/\/allisonholdridge.com\">Bobcats 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.advactec.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.asia-pacific.com\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/fbinfluence.com\/proreplay\/\">72 10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.wrightsengineering.com\/default.asp\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/strollhealth.com\/team\">cement tongue 5s<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan I \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0: Ulangan 30:15-20 Bacaan Injil : Lukas 9:22-25 Masih ingat lagu jadul Madu dan Racun yang aslinya dilantunkan Arie Wibowo dan group Bill &amp; Brod tahun 1985? Lagu konyol itu meledak mungkin karena nadanya yang ringan menggoyang ditambah syair yang sok puitis tapi sekaligus populis, terasa dekat dan akrab di telinga dan di hati. Mungkin karena kita suka misteri, kita juga \u201cturut berdebar-debar\u201d menebak apa yang akan diberikan oleh Sang Gadis manja nan cantik dan manis (herannya lagu&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=1500\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1500","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1500"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1500\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1504,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1500\/revisions\/1504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}