{"id":15499,"date":"2026-10-27T16:44:00","date_gmt":"2026-10-27T23:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=15499"},"modified":"2026-10-26T20:45:23","modified_gmt":"2026-10-27T03:45:23","slug":"berziarah-bersama-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=15499","title":{"rendered":"Berziarah Bersama Allah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RP Hugo Susdiyanto O.Carm<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lukas 6:12-19<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesta St. Simon dan St. Yudas, Rasul<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari ini, Gereja Katolik merayakan pesta Pesta St. Simon dan St. Yudas, Rasul. Kiranya yang dimaksudakan adalah Simon orang Zelot, aktivis bawah tanah yang melawan penjajahan Romawi, dan bukan Simon Petrus, serta Yudas Tadeus, yang dalam Kitab Suci dicatat dengan nama &#8220;Yudas anak Yakobus&#8221; [Luk 6:16; Kis 1:13], ada juga yang menyebutnya Saudara dari Yesus [Mat 13:55; Mark 6;3] dan jelas bukan Yudas Iskariot, yang mengkhianati gurunya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di atas langit ada langit, artinya sehebat, sepintar, atau sekaya apa pun seseorang, akan selalu ada orang lain yang lebih hebat, lebih pintar, atau lebih tinggi pencapaiannya. Karenanya dalam hidup dan kehidupan di bumi ini jangan pernah menyombongkan diri, terlebih mengabaikan daya ilahi. Kita bisa belajar dari hidup dan kehidupan Yesus. Ketika harus mengambil keputusan besar (memilih pemimpin atau murid yang akan meneruskan misi), Ia mendasarinya dengan relasi, kehadiran, dan komunikasi bersama Bapa-Nya dengan berdoa di atas bukit, bukan sekadar mengandalkan logika manusiawinya. Perlu kita sadari bahwa ilmu dan kemampuan manusia itu terbatas, sehingga perlu menyediakan ruang untuk terus belajar dan berkembang bersama Allah, yang tanpa batas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tampak kepada kita bahwa para rasul yang dipilih Yesus bukan dari kalangan elit atau orang pandai menurut ukuran dunia, melainkan orang-orang biasa dan sederhana, misalnya nelayan seperti Petrus dan Andreas, pemungut cukai, pribadi yang disamakan dengan pendosa seperti Matius, dan bahkan Yudas Iskariot, yang pada akhirnya mengkhianati-Nya. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pemanggilan Tuhan melibatkan manusia apa adanya dengan segala kerapuhan kehendak bebas mereka. Kesebelas rasul bersama Matias setia menempuh jalan yang ditunjukkan Yesus, <em>&#8220;Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku\u201d<\/em> [Yoh 14:6]. Dengan kata lain, mereka berziarah bersama Allah. Kita yakin mereka selamat didunia dan di akhirat. Sementara Yudas Iskatiot berjalan sesuai dengan kehendaknya sendiri. Akibatnya dia tersesat dan gantung diri. Karenanya, dalam peziarahan hidup di dunia ini, mari kita berjalan, berziarah menuju tanag air surgawi bersama Allah. Ingat sabda-Nya, <em>\u201cAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Siapa yang tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa\u201d<\/em> [Yoh 15:5].<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RP Hugo Susdiyanto O.Carm Lukas 6:12-19 Pesta St. Simon dan St. Yudas, Rasul Hari ini, Gereja Katolik merayakan pesta Pesta St. Simon dan St. Yudas, Rasul. Kiranya yang dimaksudakan adalah Simon orang Zelot, aktivis bawah tanah yang melawan penjajahan Romawi, dan bukan Simon Petrus, serta Yudas Tadeus, yang dalam Kitab Suci dicatat dengan nama &#8220;Yudas anak Yakobus&#8221; [Luk 6:16; Kis 1:13], ada juga yang menyebutnya Saudara dari Yesus [Mat 13:55; Mark 6;3] dan jelas bukan Yudas Iskariot, yang mengkhianati gurunya&#8230;.<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=15499\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-15499","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15500,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15499\/revisions\/15500"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}