{"id":187,"date":"2013-10-18T00:06:36","date_gmt":"2013-10-18T07:06:36","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=187"},"modified":"2013-10-18T20:11:59","modified_gmt":"2013-10-19T03:11:59","slug":"renungan-oktober-18","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=187","title":{"rendered":"Renungan Oktober 18"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lukas 10:1-9<\/strong><br \/>\n<strong>Perayaan Santo Lukas pengarang Injil<\/strong><\/p>\n<p>Injil lukas disebut sebagai buku yang paling indah oleh salah satu komentator Kitab Suci. Mengapa? Karena Lukas mengisahkan perumpamaan dan kisah Yesus dengan sangat hidup, penuh warna, dan indah. Tak salah jika orang berkata Injil ini adalah cerita kisah Kristus yang paling mengagumkan.<\/p>\n<p>Lukas adalah seorang dokter. Ia sebenarnya menulis Injil atas permintaan salah satu sahabatnya,\u00a0 Theophilus. Sebenarnya kita tidak tahu persis siapa nama temannya ini. Hanya saja dia bernama Theophilus, artinya orang yang mengasihi Tuhan. Setelah Lukas menyelidiki dengan seksama, mendengarkan kisah, dan menyeleksi cerita yang beredar tentang Yesus, ia mulai menulis Injil. Dan Ia bersaksi bahwa apa yang dia tulis ini sungguh benar!<\/p>\n<p>Jelas terlihat bahwa Lukas bukan orang Yahudi karena dia selalu menyebut Yesus dengan nama \u201cMaster\u201d, bukan \u201crabi\u201d (istilah Yahudi). Lukas juga menelusur silsilah Yesus tidak hanya mulai dari Abraham, tapi lebih jauh, Yesus\u00a0 adalah keturunan dari Adam, asal muasal manusia.<\/p>\n<p>Salah satu kekhasan tulisan Lukas adalah gambaran Yesus sebagai seorang pendoa. Yesus dikisahkan suka berdoa di tempat sepi, sebelum memilih murid,\u00a0 Yesus berdoa semalaman. Dia juga mengisahkan Maria, ibu Yesus, yang suka berdoa dan memuji Allah lewat Magnificat.<\/p>\n<p>Sekarang, kalau kita diminta menulis kisah tentang Yesus. Kisah seperti apa yang akan kita tulis? Hal apa yang paling mengesan buat kita dari perumpamaan-perumpamaan tentang Yesus?<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/www.yoursantorini.com\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.elerousa.com\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/www.flylyf.com\">Jordan 7 Bobcats<\/a> <a href=\"http:\/\/www.peiowa.org\/about\/foundation\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/thepit-bbq.com\/cache\/banner8.php\/tag\/air-jordan-13-low\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/mountainretreatgangtok.com\/category\/destinations\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/cwsinc.ca\/\">jordan 5 space jam<\/a> <a href=\"http:\/\/cdainc.biz\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.asia-pacific.com\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.lb78.fr\/restaurant\/\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.bowsoft.com\/\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/noticias\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/bakkersfinedrycleaning.com\/drycleaning-more\/\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.yoursantorini.com\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/empresas\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/strollhealth.com\/team\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/www.pearsonexcavating.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.rjlmaps.com\">jordan 7 hare<\/a>\t <a href=\"http:\/\/bedazzledphotos.com.au\/\">midnight navy 5s<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lukas 10:1-9 Perayaan Santo Lukas pengarang Injil Injil lukas disebut sebagai buku yang paling indah oleh salah satu komentator Kitab Suci. Mengapa? Karena Lukas mengisahkan perumpamaan dan kisah Yesus dengan sangat hidup, penuh warna, dan indah. Tak salah jika orang berkata Injil ini adalah cerita kisah Kristus yang paling mengagumkan. Lukas adalah seorang dokter. Ia sebenarnya menulis Injil atas permintaan salah satu sahabatnya,\u00a0 Theophilus. Sebenarnya kita tidak tahu persis siapa nama temannya ini. Hanya saja dia bernama Theophilus, artinya orang&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=187\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-187","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=187"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/187\/revisions\/188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}