{"id":2625,"date":"2014-07-15T06:09:40","date_gmt":"2014-07-15T13:09:40","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=2625"},"modified":"2014-07-15T06:09:40","modified_gmt":"2014-07-15T13:09:40","slug":"bertobat-terus-menerus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=2625","title":{"rendered":"Bertobat terus-menerus"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika membaca bacaan-bacaan untuk hari ini dari Yes 7:1-9 dan Mt 11:20-24 bayangan saya langsung tertuju pada apa yang sedang terjadi di Gaza. Sudah hampir seminggu orang-orang Palestina diperangi habis-habisan oleh tentara Israel. Sudah 186 orang yang mati akibat serangan militer Israel ke Gaza. Sementara 1390 yang lain menderita luka-luka. Jumlah ini adalah yang terbesar sejak konflik 2012. Betapa kejinya perang! Anak-anak kehilangan orang tua. Orang tua kehilangan anak-anak. Tempat-tempat pemukiman dihancurkan. Tiada tempat untuk berteduh. Entah sampai kapan konflik ini akan berakhir agar Palestina dan Israel bisa hidup berdampingan dan merasakan apa yang diselalu dirindukan setiap orang: Damai \u2026<\/p>\n<p>Injil menyebut tiga kota bertetangga di Galilea: Korazim, Betsaida dan Kapernaum dan atasnya dikenakan kata-kata yang paling keras: Woe to you \u2026! Kalau kita gugel woe sinomim dengan great sorrow, distress, misery, wretchedness, sadness, unhappy. Kota-kota ini dikutuk karena orang-orang yang tinggal di sana tidak mau bertobat sehingga membawa kebinasaan atasnya.<\/p>\n<p>Pertobatan adalah ekspresi diri dan perasaan yang didorong oleh keinginan hati yang kuat untuk bertobat dari perbuatan salah\/dosa. Pertobatan ini adalah kategori iman sejauh iman itu adalah anugerah cuma-cuma yang diterima dari Allah. Dosa itu selalu membawa beban batin. Membuat hidup tidak nyaman. Malu. Sedih. Tidak bahagia. Karena itu harus ada proses pertobatan. Ritual pertobatan ini harus dilalui dengan penyesalan mendalam atas kesalahan. Karena objek dari setiap kesalahan itu riil, maka harus dicerna dan kesalahan itu diterima sebagai bagian dari diri yang menjadi sebab putusnya hubungan dengan sesama dan dengan Tuhan. Ketika sebuah kesalahan dan dosa itu disadari dan diakui, maka proses penyembuhan diri itu menjadi terbuka. Beban-beban batin menjadi terlepas. Sedih berubah menjadi rasa bahagia. Hidup baru bisa dimulai. Harapan untuk transformasi diri ke arah yang lebih baik menjadi mungkin. Sikap rendah hati untuk selalu memeriksa diri di hadapan Tuhan adalah sebuah disiplin yang perlu dalam keseharian. Dalam terang ini, kita membiarkan diri diterangi oleh Roh Kudus dalam setiap proses pertobatan. Doa dan penyerahan diri yang total kepada Allah akan membantu kita keluar dari setiap penderitaan yang kita alami. Betapapun besarnya luka yang diderita, betapa gelapnya dosa yang dialami, bahkan kematian sekalipun, Tuhan tetap berada di atas segalanya. Dialah damai itu. Dialah terang. Dialah kebahagiaan, sukacita dan hidup kekal. Hidup tidak lain adalah pertobatan terus-menerus. Marilah kita menjadi pribadi-pribadi yang selalu mau bertobat mulai dari hal-hal kecil dan sederhana. Kasih, pengampunan dan damai itu selalu datang dan menyapa kita. Semoga kegembiraan, sukacita, kelemahlembutan dan damai dalam Tuhan meraja dalam hati kita dan hati semua orang. Amen!<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/fbinfluence.com\/proreplay\/\">jordan 11 72 10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.marchinc.org\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\/\">jordan 5 space jam<\/a> <a href=\"http:\/\/arideocean.com\/portfolio.php\/\">jordan 5 space jam<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.advactec.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/bumberrev.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/lopezappraisal.com\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/tksports.com\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/empresas\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/dentonrugby.com\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/sburke.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/ormanstressrelief.com\/welcome\/disclaimer\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/spyboy.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/bambooone.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/orderfirered5sd\/authentic-jordan-space-jam-11s-2014-for-sale-store\/\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/br4.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/bakkersfinedrycleaning.com\/drycleaning-more\/\">low bred 13s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/industria\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/noticias\/\">72-10 11s<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Ketika membaca bacaan-bacaan untuk hari ini dari Yes 7:1-9 dan Mt 11:20-24 bayangan saya langsung tertuju pada apa yang sedang terjadi di Gaza. Sudah hampir seminggu orang-orang Palestina diperangi habis-habisan oleh tentara Israel. Sudah 186 orang yang mati akibat serangan militer Israel ke Gaza. Sementara 1390 yang lain menderita luka-luka. Jumlah ini adalah yang terbesar sejak konflik 2012. Betapa kejinya perang! Anak-anak kehilangan orang tua. Orang tua kehilangan anak-anak. Tempat-tempat pemukiman dihancurkan. Tiada tempat untuk berteduh. Entah sampai kapan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=2625\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2625","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2626,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2625\/revisions\/2626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}