{"id":3593,"date":"2015-01-12T21:07:53","date_gmt":"2015-01-13T05:07:53","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=3593"},"modified":"2015-01-12T17:35:55","modified_gmt":"2015-01-13T01:35:55","slug":"mendidik-dengan-hati-dan-budi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3593","title":{"rendered":"Mendidik dengan hati dan budi"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" id=\"irc_mi\" class=\"aligncenter\" style=\"margin-top: 0px;\" src=\"http:\/\/www.mathstutorsg.com\/images\/School%20Teacher.jpg\" alt=\"\" width=\"419\" height=\"253\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Mark 1:21-22<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. 22 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.<\/p>\n<p>Karena penasaran akan begitu baiknya nilai anak-anak China dalam ujian SAT, TOEFL, dan ujian international lain, 70 orang guru dari Inggris dikirim ke Sanghai tahun 2014 lalu untuk melihat bagaimana mereka dididik di sekolah. Setelah kembali, mereka melaporkan kalau metode &#8220;chalk and talk&#8221;, pendidikan satu arah, anak-anak mendengar dan guru mengajar, serta menghapal rumus juga ringkasan menjadi kunci mengapa mereka sukses di ujian. Padahal metode ini telah ditingalkan Ingris, AUS, dan USA 40 tahun lalu. Kini pendidikan mereka lebih mengedepankan dialog interaktif dan anak didik mengambil porsi besar dalam proses belajar mengajar.<\/p>\n<p>Timbul diskusi dan perdebatan panjang dalam NY Times soal metode mengajar dan hasil yang diharapkan. Seorang dari New York berkomentar kalau anak-anak China memang menjuarai hampir seluruh test International dengan nilai tinggi, mereka didik untuk bisa menjawab soal. Namun pertanyaannya, mengapa hampir 79% penemuan ilmiah ada di USA, mengapa hak paten paling besar ada di negara ini? Mengapa kita bisa menemukan Ipad dan Iphone? Sedangkan mereka hanya memproduksi tidak mencipta? Mereka memang dididik untuk menjawab soal, tapi tidak diajak kreatif berfikir out of the box, tak berimaginasi bebas dan bermimpi mencipta, mereka menjawab soal tapi tidak bisa membuat baru, hanya meniru dan mencontoh.<\/p>\n<p>Muncul pula kritik keras pada model pendidikan dasar di USA yang membuat anak terlalu percaya diri karena sering dipuji, &#8220;You are good! great! awesome!&#8221; Padahal &#8220;Overly praising students, especially those who under-perform, is especially counterproductive.&#8221; Mereka perlu juga diberitahu kalau pernah salah dan melakukan hal yang keliru, tak harus selalu dipuji, perlu dikritik dan dinasehati.<\/p>\n<p>Diskusi akhirnya bermuara pada keyakinan kalau, &#8220;there is not just one way to teach.&#8221; Metode mengajar bukanlah harus A style dan bukan B! Mengajar adalah seni, menggabungkan intelektual dan hati, memahami anak dan kemampuannya, serta membantu mereka menemukan potensi kehidupan paling besar yang bisa dicapai.<\/p>\n<p>Bacaan hari ini berkisah Yesus yang mengajar orang dengan penuh otoritas dan kuasa. Mereka semua heran dan terkejut, terkagum juga takjub karena belum pernah melihat orang mengajar dengan kuasa yang begitu besar, hingga membuat orang percaya akan apa yang diajarkan.<\/p>\n<p>Mengajar denga penuh kuasa dan otoritas berarti membuat orang lain tidak hanya heran pada diri si guru, tapi mengarahkan mereka untuk menghidupi ajaran dan nilai yang ditawarkan. Ini bukan hanya menghapal seperti kakatua yang diajari omong oleh si empunya, tapi membuka mata dan hati, budi dan kehendak untuk berubah menjadi lebih baik dari kemarin.<\/p>\n<p>Kita memohon agar kita juga bisa menjadi guru yang baik, penuh wibawa dan bijaksana bagi anak-anak dan orang di sekitar, sehingga mereka tidak hanya ikut kita, tapi mereka bisa mengubah hidup karena contoh dan ajaran kita.<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/www.kansaspaving.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/strollhealth.com\/team\">cement tongue 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/mk1.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/acoustics.com.au\/gallery\/about-us\">cement tongue 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.psdslaw.com\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/www.fastresponseonsite.com\/about-us\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/www.vinegaroonmoon.com\">low bred 13s<\/a> <a href=\"http:\/\/mountainretreatgangtok.com\/category\/destinations\/\">cement tongue 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/a2zwebsolutions.com\/\">jordan 7 hare<\/a> <a href=\"http:\/\/www.vinegaroonmoon.com\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\">jordan 5 midnight navy<\/a> <a href=\"http:\/\/www.bpch.com.np\/carrier\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/a2zwebsolutions.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/smokehousebbqbarandgrillmaui.com\/happenings\/\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.juriscorp.com\/\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/noticias\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/fbinfluence.com\/proreplay\/\">72 10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/etender.caanepal.org.np\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/theoneillco.com\">low bred 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/sarahmaestasbarnes.com\/\">jordan 11 low bred<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mark 1:21-22 Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. 22 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Karena penasaran akan begitu baiknya nilai anak-anak China dalam ujian SAT, TOEFL, dan ujian international lain, 70 orang guru dari Inggris dikirim ke Sanghai tahun 2014 lalu untuk melihat bagaimana mereka dididik di sekolah. Setelah kembali, mereka melaporkan kalau metode &#8220;chalk and talk&#8221;, pendidikan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3593\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3593","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3594,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593\/revisions\/3594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}