{"id":3614,"date":"2015-01-18T16:07:50","date_gmt":"2015-01-19T00:07:50","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=3614"},"modified":"2015-01-18T16:07:50","modified_gmt":"2015-01-19T00:07:50","slug":"engkau-adalah-imam-untuk-selama-lamanya-menurut-peraturan-melkisedek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3614","title":{"rendered":"Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."},"content":{"rendered":"<p>19 January, 2015<\/p>\n<p>Ibrani 5:1-10<br \/>\nMarkus 2:18-22<\/p>\n<p>Saudara-saudariku terkasih,<\/p>\n<p>    Melihat thema renungan hari ini, saya ingat akan pengalaman saya setiap hari minggu&#8230;pada saat saya mempersiapkan diri untuk mempersembahkan Ekaristi Kudus. Setiap hari minggu saya mendapat kesempatan merayakan misa tiga kali di tiga paroki berbeda di Keuskupan San Diego, California, USA. Di paroki St. Rafael, Rancho Bernardo, di sakristinya di depan meja persiapan untuk mengenakan pakaian misa, dihadapannya ada satu tulisan untuk setiap imam yang akan mempersembahkan misa dalam kata-katanya sebagai berikut:<\/p>\n<p>&#8220;PRIEST of GOD, say this Mass as if it were your first Mass, as if it were your last Mass, as if it your only Mass.&#8221; <\/p>\n<p>    Saya sungguh-sungguh terkesan dan merasakan mendapat suatu kehormatan menerima rahmat yang luar biasa lewat tahbisan yang telah saya terima. Saya diberi kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam &#8220;priestly ministry,&#8221; karena dalam dan melalui sakramen Imamat, para imam mencontohi kehidupan Yesus Kristus sendiri, Imam Agung Abadi.<\/p>\n<p>    Tidak mustahil bahwa masih banyak orang bertanya-tanya apakah perbedaannya antara Imam (Priest) dan Pendeta (Minister)? Sementara orang berpikir bahwa kedua kata itu sama saja, dengan kata lain bisa ditukar-tukar; tetapi pendapat dan atau pandangan itu samasekali tidak benar. Karena menurut defenisinya, Imam (Priest) adalah seorang yang mempersembahkan kurban kepada Allah, atas nama umat; sedangkan Pendeta (Minister) adalah seseorang yang melayani orang lain, yang melakukan tugas pelayanan. Sudah sangat pasti di dalam Gereja Katolik seorang Imam melakukan kedua tugas itu., tetapi seseorang bisa menjalankan tugas pelayanan tanpa harus menjadi Imam. Di dalam bacaan pertama tadi, dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Ibrani, mengutip dari Mazmur 110:4 yang mengatakan: &#8220;Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek.&#8221;<\/p>\n<p>    Melkisedek telah mengambil roti dan anggur dan mempersembahkan itu kepada Allah sebagai kurban persembahan dan ucapan syukur untuk kemenangan Abraham atas musuh-musuhnya. Penulis surat kepada jemaat di Ibrani itu juga menggambarkan peranan imam di kenisah sebagai seseorang yang mempersembahkan kurban, kurban untuk penghapusan dosa-dosa kita. Ketika penulis itu (St. Paulus) coba menggambarkan Yesus Kristus sebagai orang yang menyelamatkan umat manusia, tetapi juga mengatakan bahwa korban Yesus Kristus yang dipersembahkan itu juga demi penghapusan segala kesalahan dan dosa, Yesus telah membuka pintu gerbang surga bagi kita, bagi seluruah umat manusia. Kehidupan, kematian di kayu salib dan kebangkitanNya sudah harus menjadi korban sempurna yang menjadi sumber keselamatan abadi bagi semua yang percaya.<\/p>\n<p>    Hari ini untuk anda yang selalu menghadiri perayaan Ekaristi, ataupun bagi anda yang secara rohani mempersatukan diri dengan Yesus lewat doa dan meditasi sudah sangat pasti anda akan selalu mempersiapkan diri, hati dan budi untuk masuk kedalam keintiman dengan Imam Agung kita Yesus Kristus. Sebagaimana imam yang mempersembahkan misa sadar akan &#8220;PRIESTLY MINISTRY&#8221; nya. Semoga kita akan selalu sadar, ingat akan persembahan dan korban Yesus Kristus yang telah dikurbankan untuk kita semua. Di dalam perayaan Ekaristi kita selalu diingatkan dengan &#8220;Mystery Iman kita;&#8221; &#8220;Kristus telah wafat, Kristus telah bangkit, Kristus akan kembali.&#8221; Mystery perutusan Yesus, Anak Allah menjadi manusia, masuk dalam kemanusiaan kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa agar kita semua dibebaskan dari segala kesalahan dan dosa, agar pada saatnya kita akan bersatu dengan Bapa di surga. Oleh karena itu hari ini melalui bacaan-bacaan hari ini kitapun akan selalu diingatkan bahwa Yesus Anak Allah adalah kurban yang sempurna. Hal itu ditegaskan lagi oleh Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Ibrani: &#8220;dan sesudah Ia mencapai kesempurnaanNya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya, dan Ia dipanggil menjadi Imam besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.&#8221; (Ibrani 5:9-10) <\/p>\n<p>    Saudara-saudari terkasih, inilah beberapa pokok pikiran yang sejauhmana telah kita sadari akan mystery Allah menjadi manusia dan tinggal diantara kita&#8230;oleh penjelmaanNya menjadi manusia itu memungkinkan kita untuk bertobat dan kembali memulihkan hubungan kita dengan Bapa di surga. Setelah kita mendalami mystery agung ini, marilah kita kembali ingat akan Yesus Krsistus sendiri dalam dan melalui perayaan Ekaristi. Dengan demikian Ekaristi adalah suatu korban yang sempurna, yang akan selalu hadir, berbicara dan mewarnai perjalanan hidup iman kita akan Ekaristi, tanda keselamatan Allah&#8230;Amin.<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/imprint180.com\/events\/\">low bred 13s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.kingtrivia.com\/pickwickspub\/\">playoffs 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.yoursantorini.com\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/etender.caanepal.org.np\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/mk1.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.honorrollbjj.com\/contacts\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.pekarekcrandell.com\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/empresas\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.ehrlichlaw.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/maryebra.com\">playoffs 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/smokehousebbqbarandgrillmaui.com\/happenings\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/mountainretreatgangtok.com\/category\/destinations\/\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/sarahmaestasbarnes.com\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/br4.html\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.bpch.com.np\/carrier\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.elerousa.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.traiteur-lutz.com\/category\/slider\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.utahsaturnspecialist.com\/\">low bred 13s<\/a> <a href=\"http:\/\/bedazzledphotos.com.au\/\">jordan 5 midnight navy<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>19 January, 2015 Ibrani 5:1-10 Markus 2:18-22 Saudara-saudariku terkasih, Melihat thema renungan hari ini, saya ingat akan pengalaman saya setiap hari minggu&#8230;pada saat saya mempersiapkan diri untuk mempersembahkan Ekaristi Kudus. Setiap hari minggu saya mendapat kesempatan merayakan misa tiga kali di tiga paroki berbeda di Keuskupan San Diego, California, USA. Di paroki St. Rafael, Rancho Bernardo, di sakristinya di depan meja persiapan untuk mengenakan pakaian misa, dihadapannya ada satu tulisan untuk setiap imam yang akan mempersembahkan misa dalam kata-katanya sebagai&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3614\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3614","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3615,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3614\/revisions\/3615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}