{"id":3791,"date":"2015-03-09T15:00:54","date_gmt":"2015-03-09T22:00:54","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=3791"},"modified":"2015-03-09T10:33:07","modified_gmt":"2015-03-09T17:33:07","slug":"kedamaian-di-dalam-kasih-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3791","title":{"rendered":"KEDAMAIAN DI DALAM KASIH TUHAN"},"content":{"rendered":"<p>HARI SELASA PEKAN III MASA PRAPASKAH<br \/>\n10 Maret, 2015<\/p>\n<p>Daniel 3:25, 34-43<br \/>\nMatius 18:21-35<\/p>\n<p>    Akhir-akhir ini perasaan sakit hati, kesal, marah dan bahkan speechless, bengong  telah mewarnai kehidupan setiap orang yang mau mengikuti berita dari media baik cetak maupun elektronik tentang keadaan dunia terutama di Timur Tengah, Afrika dan Eropah Timur. Begitu banyak korban kekerasan, pembunuhan, pembacokan, pembakaran sesama manusia dengan cara yang amat sangat keji dan sudah tidak berperikemanusiaan lagi yang dihadapi oleh sesama manusia termasuk kaum wanita dan anak-anak. Korban-korban penculikan, pemenggalan, penembakan ini dilakukan oleh kelompok-kelompok orang yang mengatasnamakan Allah. Timbul banyak pertanyaan yang selalu diawali dengan kata: &#8220;mengapa?&#8221;, &#8220;apakah benar Allah menghendaki hal seperti itu terjadi?&#8221; atau &#8220;mengapa Allah membiarkan hal ini terjadi?&#8221; Dunia ini sudah tidak aman lagi, kedamaian sudah mulai hilang&#8230;dan bahkan  dirasakan sudah tidak mungkin akan pernah dinikmati lagi. Keadaan dunia sekarang ini, keadaan yang mencemaskan, membuat orang hidup dalam keadaan yang gelisah, takut, saudara, sepertinya bahan pembicaraan kita hari ini tidak pernah akan selesai kita kupas&#8230;<\/p>\n<p>    Lalu melihat bacaan pertama hari ini, keadaan yang sama dialami juga oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Kalau kita membaca kisahnya secara lengkap dari Daniel 3:1-30, diteruskan dalam Tambahan-Tambahan Pada Kitab Daniel 3: 24-50 sudah sangat pasti kita akan dapat mengatakan mengapa Allah tidak tunjukkan lagi kepada kelompok terorist sekarang ini? Biarlah mereka juga tahu bahwa Allah kita adalah Kasih. Kedua puluh satu sesama kita yang dipenggal kepalanya di Libya dan masih banyak lagi yang dibunuh dan bahkan dibakar, kita bisa mengatakan atau berkesimpulan bahwa mereka adalah para martyr.<\/p>\n<p>Saudara-saudari terkasih,<\/p>\n<p>    Pada bagian terakhir dari bacaan pertama hari ini Azarya atau Abednego (bdk. Daniel 1:7) berdoa: &#8220;Lepaskanlah kami sesuai dengan perbuatanMu yang ajaib, dan nyatakanlah kemuliaan namaMu, ya Tuhan.&#8221; (Tambahan-Tambahan pada Kitab Daniel 3:43). Ayat ini bisa membantu kita yang lagi penasaran, kiranya Tuhan bisa melakukan mukjizat untuk mengatasi situasi dunia yang semakin parah, keadaan yang semakin tidak aman, tidak ada kedamaian lagi. Keprihatinan kita atas keadaan dunia saat ini mengajak kita semua untuk tekun berdoa agar keadaan yang mencekam ini akan segera berlalu. Sebagai umat Katolik\/Kristen tentu saja kita tidak menghendaki perang, tetapi perbuatan yang  biadab ini harus dihentikan. Semoga para pemimpin negara-negara di dunia ini bisa bersatu untuk mengatasi kemelut ini.<\/p>\n<p>    Lalu selama masa prapaskah ini bersama Azarya kitapun berdoa bersama mereka yang telah dibunuh dan dianiaya agar mereka benar-benar memperoleh belaskasihan Allah kepada kehidupan kekal abadi di surga: &#8220;Semoga kami diterima baik, karena jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah, seolah-olah kami datang membawa korban-korban bakaran domba dan lembu serta ribuan anak domba tambun.&#8221; (Daniel 3:39). Doa ini kemudian dimasukan dalam perayaan Ekaristi pada Doa setelah Pengunjukkan bahan persembahan, imam berdoa dalam hati: &#8220;Dengan rendah hati dan tulus, kami menghadap kepadaMu, ya Allah, Bapa kami. Terimalah kami dan semoga persembahan yang kami siapkan ini berkenan kepadaMu&#8230;(Tata Perayaan Ekaristi halaman 38).<\/p>\n<p>Saudara-saudariku tekasih,<\/p>\n<p>    Pesan apakah yang dapat kita peroleh dari pengalaman Sadrakh, Mesakh dan Abednego serta sesama saudara-saudari kita yang telah menjadi korban kekejian kelompok terorist dimana kita secara pribadi maupun bersama-sama dalam komunitas ini, mempersiapkan batin hati kita selama masa Prapaskah ini? Marilah kita datang ke hadirat Allah baik secara bersama-sama maupun pribadi berdoa, agar dalam disiposisi bathin yang lagi kacau, bimbang, kesal, kecewa, marah dan sakit hati, kita semua masih diberikan kekuatan untuk memperoleh kerendahan hati dan mau terbuka hati kita mendapatkan pengampunan dan belakasihan Allah baik untuk diri kita masing-masing maupun untuk mereka yang telah bersalah kepada kita. Inilah dasar pengampunan yang bisa kita simak dari bacaan Injil hari ini tentang &#8216;pengampunan&#8217;. Bagaimana kita bisa melanjutkan &#8216;pengampunan&#8217; yang pernah kita peroleh dari Tuhan kepada sesama kita? Sudah sangat pasti kita punya pengalaman pahit, rasa sakit hati yang sangat mendalam, kecewa dengan sesama saudara atau saudari kita di keluarga atau di komunitas. Masa Prapaskah ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita bersama Kristus untuk bisa mengampuni sesama kita dengan segenap hati kita, (Matius 18:35). Amin.<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/gk-usa.org\/objectives\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/lopezappraisal.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/kuykendall-law.com\">midnight navy 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.lastdayhere.com\/\">jordan 5 midnight navy<\/a>   <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/industria\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/emmylou.net\/sburke.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.pearsonexcavating.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/cwsinc.ca\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.peiowa.org\/about\/foundation\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.vinegaroonmoon.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.utahsaturnspecialist.com\/\">Bobcats 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/fbinfluence.com\/proreplay\/\">jordan 11 72 10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.rjlmaps.com\">jordan 7 hare<\/a>\t <a href=\"http:\/\/www.rjlmaps.com\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.elerousa.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/bumberrev.html\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.fastresponseonsite.com\/about-us\/\">cement tongue 5s<\/a> <a href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/orderfirered5sd\/authentic-jordan-space-jam-11s-2014-for-sale-store\/\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/eventos\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/dentonrugby.com\">72-10 11s<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARI SELASA PEKAN III MASA PRAPASKAH 10 Maret, 2015 Daniel 3:25, 34-43 Matius 18:21-35 Akhir-akhir ini perasaan sakit hati, kesal, marah dan bahkan speechless, bengong telah mewarnai kehidupan setiap orang yang mau mengikuti berita dari media baik cetak maupun elektronik tentang keadaan dunia terutama di Timur Tengah, Afrika dan Eropah Timur. Begitu banyak korban kekerasan, pembunuhan, pembacokan, pembakaran sesama manusia dengan cara yang amat sangat keji dan sudah tidak berperikemanusiaan lagi yang dihadapi oleh sesama manusia termasuk kaum wanita dan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=3791\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3791","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3791"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3792,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3791\/revisions\/3792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}