{"id":385,"date":"2013-11-25T15:33:45","date_gmt":"2013-11-25T23:33:45","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=385"},"modified":"2013-11-25T17:40:25","modified_gmt":"2013-11-26T01:40:25","slug":"renungan-25-november-2013","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=385","title":{"rendered":"Renungan 25 November 2013"},"content":{"rendered":"<p><strong>Luk <\/strong><strong><a href=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/poverty_india.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-389 alignleft\" alt=\"poverty_india\" src=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/poverty_india-296x300.jpg\" width=\"178\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/poverty_india-296x300.jpg 296w, https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/poverty_india.jpg 580w\" sizes=\"auto, (max-width: 178px) 100vw, 178px\" \/><\/a><\/strong><strong>21:1-4<\/strong><\/p>\n<p>Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.Lalu Ia berkata: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia member seluruh nafkahnya.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cinta sejati tidak pernah ada kalkulasi, selalu memberi dengan cuma-cuma.\u00a0 Yesus menegaskan hal ini kepada murid-muriNya ketika mereka sedang di bait Allah menyaksikan orang memasukan persembahan mereka ke kotak persembahan. Yesus memuji janda miskin yang memasukan dua peser ke dalam kotak persembahan itu. Bagaimana mungkin seorang yang dalam kemiskinannya memberi lebih banyak dari pada semua orang lain? Jawaban Yesus sangat singkat, Cinta lebih berharga daripda emas atau kekayaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yesus mengajarkan kepada kita bahwa persembahan atau pemberian sejati harus muncul dari dalam hati. Pemberian dengan hati yang besungut-sungut dan agar dilihat orang kehilangan makna atau nilai pemberian itu sendiri. Akan tetapi persembahan itu diberikan dengan penuh kasih, dengan semangat\u00a0 ketulusan dan pengorbanan, persembahan itu akan lebih berharga. Jumlah dan ukuran dari persembahan\u00a0 tidak menjadi masalah. Janda miskin dapat menyimpan sebagian dari persembahannya akan tetapi dia memilih untuk memberikan semua apa yang dia miliki. Yesus memuji setiap orang yang memberi walau pun sedikit tetapi itu sangat berharga karena itu yang dia miliki, seluruh hidupnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apa yang kita berikan mungkin kecil dan kurang berharga, tetapi jika kita serahkan semua\u00a0 ditanganNya dengan tulus walau pun kelihatanya tidak terlalu penting, Tuhan akan perhatikan itu sebagai sesuatu yang berharga. Apakah kita selalu memberi dengan hati yang penuh cinta dan tulus untuk Tuhan seperti si janda miskin?<\/p>\n<div style=\"position:absolute;filter:alpha(opacity=0);opacity:0.001;z-index:10;display:none\"><a href=\"http:\/\/etender.caanepal.org.np\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.emmylou.net\/gpvarious.html\">72 10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.kansaspaving.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/thepit-bbq.com\/cache\/banner8.php\/tag\/air-jordan-13-low\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/eventos\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/cwsinc.ca\">space Jam 5s<\/a> <a href=\"http:\/\/4808clinic.com\/news\/\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/noticias\/\">72-10 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/www.rjlmaps.com\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/bambooone.com\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/thecinnamonvalley.com\/the-cattleman\">jordan 13 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/www.honorrollbjj.com\/contacts\">jordan 5 midnight navy<\/a> <a href=\"http:\/\/dentonrugby.com\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/sarahmaestasbarnes.com\/\">jordan 11 low bred<\/a> <a href=\"http:\/\/strollhealth.com\/team\">jordan 5 cement tongue<\/a> <a href=\"http:\/\/fylesbrothers.com\/fyles-brothers-history\">jordan 5 midnight navy<\/a> <a href=\"http:\/\/fdva.net\">low bred 11s<\/a> <a href=\"http:\/\/smfac.org.mx\/empresas\/\">jordan 11 72-10<\/a> <a href=\"http:\/\/www.ehrlichlaw.com\/\">hare 7s<\/a> <a href=\"http:\/\/fylesbrothers.com\/fyles-brothers-history\">midnight navy 5s<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Luk 21:1-4 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.Lalu Ia berkata: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia member seluruh nafkahnya.&#8221; &nbsp; Cinta sejati tidak pernah ada kalkulasi, selalu memberi dengan cuma-cuma.\u00a0 Yesus menegaskan hal ini&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=385\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[28],"class_list":["post-385","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan","tag-romo-lusius-nimu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=385"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":390,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/385\/revisions\/390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}