{"id":4073,"date":"2015-06-04T00:01:08","date_gmt":"2015-06-04T07:01:08","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4073"},"modified":"2015-06-03T23:35:34","modified_gmt":"2015-06-04T06:35:34","slug":"shema","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4073","title":{"rendered":"Shema"},"content":{"rendered":"<p>Tobit 6:10-11; 7:1,9-17; 8:4-9<br \/>\nMazmur 128<br \/>\nMarkus 12:28-34<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.youtube.com\/watch?v=wxO09BUrkMk\">http:\/\/www.youtube.com\/watch?v=wxO09BUrkMk<\/a><\/p>\n<p>Doa Shema (bahasa Ibrani yang artinya &#8220;dengarlah&#8221;) adalah doa paling penting dalam agama Yahudi. Mereka mengucapkan doa ini paling tidak dua kali sehari, di pagi dan di malam hari. Kata-kata pertama doa ini diambil dari Kitab Ulangan 6:4-9. Kata-kata inilah yang dikutip Yesus ketika Ia ditanya tentang hukum apa yang paling utama:<br \/>\n&#8220;Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.<br \/>\nKasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.&#8221;<\/p>\n<p>Kata pertama doa ini, &#8220;Dengarlah,&#8221; adalah panggilan pada kita untuk mengingat kembali kebesaran Allah. Ia berkuasa atas segala hal dan pantas kita kasihi dengan segala yang kita miliki. Dia adalah satu-satunya, tidak ada yang bisa menandingi Dia. Jika hal ini benar-benar kita hayati setiap hari, maka hidup kita pun mau tidak mau harus sesuai dengannya. <\/p>\n<p>Sebagai orang Israel sejati, Raguel dan istrinya, Edna, pasti juga mendoakan Shema setiap hari. Tetapi ketika Tobiah datang dan meminang Sarah, anak mereka, mereka pun dilanda kekuatiran. Sarah sudah tujuh kali menikah, tapi semua suaminya meninggal sebelum mereka sempat berhubungan intim. Ini semua gara-gara setan Asmodeus ingin memiliki Sarah baginya sendiri. Tetapi kekuatiran itu tidak cukup kuat untuk menyebabkan mereka tidak percaya pada kebesaran Allah. Mereka membiarkan Tobiah kawin dengan Sarah. Pada akhirnya Tobiah dibantu dengan malaikat Rafael bisa menyingkirkan Asmodeus, dan bisa menjadi suami istri yang selayaknya dengan Sarah. <\/p>\n<p>Hal-hal apakah dalam hidup anda yang mencegah anda untuk menjadi manusia yang penuh? Kapankah anda merasa ragu bahwa kuasa Allah mampu mengalahkan segalanya? Pada saat-saat itu ingatlah, bahwa Allah seorang diri adalah Maha Kuasa. Mengasihi Allah berarti percaya bahwa Ia pertama-tama mengasihi kita dan senantiasa membantu kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tobit 6:10-11; 7:1,9-17; 8:4-9 Mazmur 128 Markus 12:28-34 http:\/\/www.youtube.com\/watch?v=wxO09BUrkMk Doa Shema (bahasa Ibrani yang artinya &#8220;dengarlah&#8221;) adalah doa paling penting dalam agama Yahudi. Mereka mengucapkan doa ini paling tidak dua kali sehari, di pagi dan di malam hari. Kata-kata pertama doa ini diambil dari Kitab Ulangan 6:4-9. Kata-kata inilah yang dikutip Yesus ketika Ia ditanya tentang hukum apa yang paling utama: &#8220;Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4073\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4073","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4073"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4083,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4073\/revisions\/4083"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}