{"id":4116,"date":"2015-06-17T06:03:06","date_gmt":"2015-06-17T13:03:06","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4116"},"modified":"2015-06-17T06:03:06","modified_gmt":"2015-06-17T13:03:06","slug":"pencitraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4116","title":{"rendered":"Pencitraan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2Kor 9:6-11; Mat 6:1-6.16-18<\/p>\n<p>Pencitraan sudah menjadi persepsi umum, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di mana-mana. Orang melakukan pencitraan untuk meraih keuntungan politis dan ekonomis agar menjadi presiden, gubernur, bupati, direktur, dll. Di Indonesia ada profesor, rektor universitas, dan pegawai dengan ijazah-ijazah palsu. Pencitraan telah menjadi panglima kesuksesan.<\/p>\n<p>Tetapi kesuksesan seperti ini palsu, dibuat-buat, tidak bertahan. Sama halnya dengan orang yang memberi agar dilihat dan puji. Berdoa di jalan-jalan atau di rumah ibadat dengan suara keras dan banyak kata-kata agar dilihat orang. Pura-pura puasa agar dianggap suci.<\/p>\n<p>Kehidupan keagamaan yang dicirikan oleh kemunafikan ini harus dibasmi karena mengkhianati kebenaran dan tidak membawa kebahagiaan sejati. Sementara kebahagiaan sejati itu datang dari Allah: Your Father who sees what is hidden will repay you!<\/p>\n<p>Semoga, teguran keras Yesus ini membuka mata kita agar lebih peka terhadap tawaran keselamatan Allah. Orang benar dikasihi Allah dan menjadi sahabat-Nya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 2Kor 9:6-11; Mat 6:1-6.16-18 Pencitraan sudah menjadi persepsi umum, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di mana-mana. Orang melakukan pencitraan untuk meraih keuntungan politis dan ekonomis agar menjadi presiden, gubernur, bupati, direktur, dll. Di Indonesia ada profesor, rektor universitas, dan pegawai dengan ijazah-ijazah palsu. Pencitraan telah menjadi panglima kesuksesan. Tetapi kesuksesan seperti ini palsu, dibuat-buat, tidak bertahan. Sama halnya dengan orang yang memberi agar dilihat dan puji. Berdoa di jalan-jalan atau di rumah ibadat dengan suara keras dan banyak&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4116\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4116","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4116"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4117,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4116\/revisions\/4117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}