{"id":4385,"date":"2015-08-17T07:01:21","date_gmt":"2015-08-17T14:01:21","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4385"},"modified":"2015-08-17T07:01:21","modified_gmt":"2015-08-17T14:01:21","slug":"hari-raya-kemerdekaan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4385","title":{"rendered":"Hari Raya Kemerdekaan Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Senin, 17 Agustus 2015<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sir 10:1-8<\/p>\n<p>1Ptr 2:13-17<\/p>\n<p>Mat 22:15-21<\/p>\n<p>Tuhan menempatkan kita disuatu tempat, daerah dan Negara tertentu. Di tempat itu kita bisa hidup, tinggal dan berkembang. Namun tidak berhenti disitu saja, karena Tuhan memberikan kepercayaan selama hidup, untuk mengembangkan iman dalam masyarakat. Penghayatan iman yang benar akan memberikan dampak yang positif untuk perdamaian dan kesejahteraan masyakat dan dunia. Karena apa? Iman bukan sebatas norma-norma dogmatis yang dihafal namun iman adalah daya yang mengalirkan kasih persaudaraan, kasih, pengampunan, kejujuran, keadilan dll.<\/p>\n<p>Kehadiran orang beriman dengan demikian menjadi \u201cgaram dan terang\u201d dunia. Mereka menjadi pribadi yang mampu memancarkan kebaikan dan menarik banyak orang untuk berubah menjadi semakin baik. Semakin orang beriman maka ia juga semakin sadar dan bertanggung jawab pada persoalan-persoalan sosial yang ada dan berani mengambil sikap dan bertindak untuk mengatasi persoalan yang ada. Tidak selayaknya orang beriman bersikap \u201cacuh tak acuh\u201d terhadap persoalan yang ada dalam masyarakat atau dalam suatu negara. Orang beriman adalah orang yang dipenuhi dengan Kasih Allah. Dengan demikian ia manjadi \u201csakramen\u201d artinya menjadi tanda dan sarana keselamatan hadir di muka bumi ini.<\/p>\n<p>Dalam rangka HUT RI yang ke \u2013 70, sudah selayaknya kita bertanya; Bagaimana dampak kehadiran kita bagi masyarakat dan negara ini? Apakah kehadiran kita bisa menjadi inspirasi bagi orang lain dan bahwa bahkan bisa mengajak orang untuk berubah menjadi semakin baik dan bijaksana. Akan ada keharmonisan antara manusia dengan Allah dan antar dirinya sendiri dengan sesama dan alam yang ada disekitarnya.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus yang Maha Kasih, kami bersyukur atas kebaikanMu bagi seluruh Rakyat Indonesia yang sedang merayakan HUT Kemerdekan Indonesia. Kami mohon tanamkanlah kepada kami berani mengisi kehidupan dengan banyak berbuat kasih. Demi Kristus Tuhan dan mengantara kami, Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 17 Agustus 2015 &nbsp; Sir 10:1-8 1Ptr 2:13-17 Mat 22:15-21 Tuhan menempatkan kita disuatu tempat, daerah dan Negara tertentu. Di tempat itu kita bisa hidup, tinggal dan berkembang. Namun tidak berhenti disitu saja, karena Tuhan memberikan kepercayaan selama hidup, untuk mengembangkan iman dalam masyarakat. Penghayatan iman yang benar akan memberikan dampak yang positif untuk perdamaian dan kesejahteraan masyakat dan dunia. Karena apa? Iman bukan sebatas norma-norma dogmatis yang dihafal namun iman adalah daya yang mengalirkan kasih persaudaraan, kasih, pengampunan,&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4385\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4385","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4385"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4386,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4385\/revisions\/4386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}