{"id":4587,"date":"2015-10-17T07:51:11","date_gmt":"2015-10-17T14:51:11","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4587"},"modified":"2015-10-17T07:51:11","modified_gmt":"2015-10-17T14:51:11","slug":"memorial-santu-ignatius-dari-antiokia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4587","title":{"rendered":"Memorial Santu Ignatius dari Antiokia"},"content":{"rendered":"<p>Memorial Santu Ignatius dari Antiokia<\/p>\n<p>Rom 4:13, 16-18; Luk 12:8-12<\/p>\n<p>Santu Ignatius dari Antiokia lahir di Syria (sekarang bagian dari Turkey) antara tahun 35 atau 50 dan mati sebagai martir di Roma dengan cara dibuang ke dalam koloseum dan dimakan oleh binatang-binatang buas.<\/p>\n<p>Ada banyak tulisan dan ajaran terkenal yang ditinggalkannya. Dalam Surat kepada Umat di Smyrna, Ignatius disebut bertanggung jawab atas penggunaan kata Yunani katholikos untuk menggambarkan universalitas Gereja: \u201cWherever the bishop shall appear, there should the multitude [of the people] also be \u2014 even as wherever Jesus Christ is, there is the Universal Church.\u201d<\/p>\n<p>Sumbangan lain yang amat penting dalam Surat Kepada Umat di Efesus di mana ia menyebut Ekaristi sebagai Obat kepada keselamatan kekal: \u201cbreaking one bread, which is the medicine of immortality and the antidote that we should not die but live forever in Jesus Christ.\u201d<\/p>\n<p>Dari St. Ignatius, kita belajar tentang keselamatan sebagai rahmat dengan berpegang teguh pada iman akan Kristus. Ia adalah saksi kebenaran iman dan contoh kesetiaan dalam memikul salib Kristus demi keselamatan jiwa-jiwa.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memorial Santu Ignatius dari Antiokia Rom 4:13, 16-18; Luk 12:8-12 Santu Ignatius dari Antiokia lahir di Syria (sekarang bagian dari Turkey) antara tahun 35 atau 50 dan mati sebagai martir di Roma dengan cara dibuang ke dalam koloseum dan dimakan oleh binatang-binatang buas. Ada banyak tulisan dan ajaran terkenal yang ditinggalkannya. Dalam Surat kepada Umat di Smyrna, Ignatius disebut bertanggung jawab atas penggunaan kata Yunani katholikos untuk menggambarkan universalitas Gereja: \u201cWherever the bishop shall appear, there should the multitude [of&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4587\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4587","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4587"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4588,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4587\/revisions\/4588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}