{"id":4788,"date":"2015-12-12T14:00:49","date_gmt":"2015-12-12T22:00:49","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4788"},"modified":"2015-12-07T07:47:22","modified_gmt":"2015-12-07T15:47:22","slug":"lukas-33","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4788","title":{"rendered":"Lukas 3:3"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Yohanes Pembaptis mewartakan pembaptisan untuk bertobat. Kitab Zefanya menyerukan agar orang menanggalkan pakaian berkabung dan berbesar hati karena mereka akan dekat kembali dengan Allah. Kedua bacaan hari ini berusaha meyakinkan orang agar orang tidak lagi hidup dalam kegelisahan dalam menyongsong hari raya kedatangan Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Orang yang menerima baptisan ini akan mendapat pengampunan dosa (Luk 3:3). Baptisan Tobat adalah baptisan yang menandai tekad untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan. Bertobat adalah upaya untuk menanggalkan pikiran-pikiran yang mengekang batin dan membiarkan diri dibawa oleh kekuatan ilahi. Memang untuk bertobat seperti itu perlu ada dorongan yang membesarkan hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Gagasan utama bertobat tidak sama dengan yang biasa terdengar dalam pembicaraan sehari-hari, yakni \u201ckapok\u201d dari berbuat dosa dan kesalahan. Meskipun \u201cmenjauhkan diri dari dosa\u201d memang nantinya menjadi buah dari tobat yang sungguh-sungguh. Yang pokok adalah membiarkan diri dipimpin Tuhan, dan tidak usah lagi gelisah. Terjadi perubahan dari sikap hidup murung dan rasa terganjal menjadi lega dan leluasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Kita diajak agar berani menanggalkan sikap menghukum diri dan membiarkan diri dituntun Allah sendiri agar dekat kepadaNya kembali. Keyakinan ini dihidupi oleh orang-orang saleh menjelang zaman Jesus. Ada gerakan kebatinan yang mengajarkan bahwa yang ilahi bukan lagi sebagai yang akan datang menghukum dosa-dosa melainkan sebagai Dia yang akan membawa kembali umatNya ke kebahagiaan bersamaNya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Yohane Pembaptis mengajak orang melihat ke arah datangNya Dia yang akan mengajar umat merasakan kasihNya. Iman sedalam dan seberani itu mengubah gambaran Yang Ilahi sendiri. Ia bukan yang jauh, melainkan yang mau mendekat dan peduli akan manusia dengan segala kelemahannya. Ia bukan lagi yang menuntut pertanggungjawaban, melainkan yang datang menguatkan manusia sehingga mampu hidup terus kendati kerapuhannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Menjauh dari dosa dan kesalahan sebagai buah dari pertobatan hendaknya diwujudkan secara konkrit dengan hal-hal yang positif dan membangun yang mengubah situasi menjadi lebih baik. Berbagi makanan dan pakaian pada yang membutuhkan karena kekurangan. Bertindak jujur dengan tidak melakukan tindak korupsi. Tidak mendominasi dan memeras orang lain demi kepentingan apapun dan siapa pun. Hal-hal ini yang disentuh dalam Injil yang dibacakan pada hari Minggu ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">Marilah kita menyongsong Hari Raya Natal dengan hati yang membiarkan dituntun oleh yang ilahi dan sekaligus memperbaiki sikap hidup kita dengan mengindahkan etika dan nilai-nilai moral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000; font-family: Calibri; font-size: medium;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Rm. Ignatius F. Himawan, msf<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yohanes Pembaptis mewartakan pembaptisan untuk bertobat. Kitab Zefanya menyerukan agar orang menanggalkan pakaian berkabung dan berbesar hati karena mereka akan dekat kembali dengan Allah. Kedua bacaan hari ini berusaha meyakinkan orang agar orang tidak lagi hidup dalam kegelisahan dalam menyongsong hari raya kedatangan Tuhan. Orang yang menerima baptisan ini akan mendapat pengampunan dosa (Luk 3:3). Baptisan Tobat adalah baptisan yang menandai tekad untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan. Bertobat adalah upaya untuk menanggalkan pikiran-pikiran yang mengekang batin dan membiarkan diri&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4788\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4788","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4788","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4788"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4788\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4789,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4788\/revisions\/4789"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4788"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4788"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4788"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}