{"id":4867,"date":"2015-12-31T00:23:52","date_gmt":"2015-12-31T08:23:52","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=4867"},"modified":"2015-12-31T00:23:52","modified_gmt":"2015-12-31T08:23:52","slug":"merenung-dan-mensyukuri-waktu-menyambut-esok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4867","title":{"rendered":"Merenung dan Mensyukuri Waktu, Menyambut Esok"},"content":{"rendered":"<h1><strong>Kamis, 31 Desember 2015<\/strong><\/h1>\n<h1><strong>1John 2:18-21\/John 1:1-18<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-4872\" src=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/2016-2-300x192.png\" alt=\"2016 (2)\" width=\"543\" height=\"352\" \/><\/p>\n<p>Dalam keheningan kumensyukuri waktu. Waktu yang kuhayati saat ini adalah anugerah. Aku menerima dan memasukinya \u00a0melalui cinta yang mengalir dari keakraban kasih kedua orang tuaku. Cinta mereka bersemayam dalam rahim ibuku, dan membentuk aku. Cinta yang sunyi berdiam dalam kasih dan kelembutan. Aku dicintai dan dibiarkan bertumbuh melalui tarikan nafas dan aliran darah ibu yang melahirkanku&#8230;.<\/p>\n<p>Kuberdiam dalam hening dan bertanya: Ajaib apa hidupku ini, Tuhan? Betapa indah rencanamu yang ajaib Tuhan &#8230;.<\/p>\n<p>Roh dan cinta-Mu tercurah bagiku; mengalir dalam nadi dan detak jantung hidupku;\u00a0dalam cinta dan kehangatan kasih-Mu yang begitu mulia.<\/p>\n<p>Kasih-Mu Tuhan adalah awal sebelum semuanya ada:<\/p>\n<p>&#8220;And the Word became flesh<br \/>\nand made his dwelling among us,<br \/>\nand we saw his glory,<br \/>\nthe glory as of the Father\u2019s only-begotten Son,<br \/>\nfull of grace and truth.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam keheningan malam ini, dalam kekecilan dan kerapuhanku,<br \/>\nkuberlutut dengan cahaya lilin kecil ini di hadapan-Mu,<br \/>\ndan mengucap syukur bagi-Mu:<br \/>\nPencipta Ajaib, Bapa Abadi,<br \/>\natas rahmat hidup dan panggilan yang Kau anugerahkan bagiku,<\/p>\n<p>anugerah kasih dan keakraban,<br \/>\ncinta dan kesetiaan orang-orang yang menyayangi dan mendukungnya,<br \/>\nibu dan ayahku,<br \/>\nsaudara-saudariku,<br \/>\nsahabat dan teman-temanku,<br \/>\numat yang Kau percayakan padaku untuk melayani dengan kasih dan kebenaran-Mu&#8230;.<\/p>\n<p>Namun,<br \/>\nkusadari kerapuhanku, Tuhan,<br \/>\naku menunduk ke tanah:<\/p>\n<p>di balik kesuksesanku ada kegagalan,<br \/>\ndi balik tawa, ada air mataku yang jatuh,<br \/>\ndi balik kebahagiaan, terselubung duka,<\/p>\n<p>Namun,<\/p>\n<p>Engkau memandangku, dengan suara lembut kasihMu memanggilku,<br \/>\nmengangkat aku keluar dari dalam kekelaman,<br \/>\nmengangkat wajahku, untuk menatap Langit Suci-Mu,<br \/>\njiwaku yang terluka, dan menyembuhkan aku,<\/p>\n<p>Engkau memulihkan tenagaku dan menguatkan aku,&#8230;<br \/>\nuntuk bangkit lagi menatap hari esok,<br \/>\ndengan optimisme baru dan ketabahan.<\/p>\n<p>Syukur dan terima kasih Tuhan atas hari-hari yang sudah berlalu,<br \/>\nSyukur dan terima kasih Tuhan atas anugerah istimewa saat ini,<br \/>\nSyukur dan terima kasih Tuhan atas hari-hari baru yang akan datang&#8230;.<\/p>\n<p>Adios 2015,<br \/>\nSelamat datang 2016,<\/p>\n<p>Semoga iman dan kesetiaanMu semakin kuat mengakar dalam hidup dan karya pelayananku,<br \/>\nSemoga cintaMu terus menyala dalam hatiku untuk melayani sesamaku, khususnya yang tidak mendapat perhatian secukupnya, terluka dan terlupakan,<br \/>\nSemoga harapanMu tetap teguh kupegang di dalam batin-sanubariku,<br \/>\nAgar namamu tetap dipuji dan dimuliakan,<br \/>\nKasih dan kehendakMu dikenal dan dihayati,<br \/>\nTerpujilah Dikau, Bapa, Putra, dan Roh Kudus.<\/p>\n<p>Amen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis, 31 Desember 2015 1John 2:18-21\/John 1:1-18 Dalam keheningan kumensyukuri waktu. Waktu yang kuhayati saat ini adalah anugerah. Aku menerima dan memasukinya \u00a0melalui cinta yang mengalir dari keakraban kasih kedua orang tuaku. Cinta mereka bersemayam dalam rahim ibuku, dan membentuk aku. Cinta yang sunyi berdiam dalam kasih dan kelembutan. Aku dicintai dan dibiarkan bertumbuh melalui tarikan nafas dan aliran darah ibu yang melahirkanku&#8230;. Kuberdiam dalam hening dan bertanya: Ajaib apa hidupku ini, Tuhan? Betapa indah rencanamu yang ajaib Tuhan &#8230;&#8230;.<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=4867\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4867","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4867"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4883,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4867\/revisions\/4883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}