{"id":5197,"date":"2016-03-17T05:52:56","date_gmt":"2016-03-17T12:52:56","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=5197"},"modified":"2016-03-17T05:52:56","modified_gmt":"2016-03-17T12:52:56","slug":"yesus-abraham-dan-nabi-nabi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5197","title":{"rendered":"Yesus, Abraham dan nabi-nabi"},"content":{"rendered":"<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">John 8:51-59<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Pertentangan Yesus dan orang-orang Yahudi semakin genting. Kali ini Yohanes membawa kita untuk mendekati beberapa klaim Yesus yang menimbulkan pertentangan tajam.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Pertama, Yesus mengatakan bahwa siapa yang mendengarkan dan memelihara Sabda-Nya tidak akan mati karena apa yang dikuatkan-Nya datang dari Allah. Menanggapi Yesus, orang-orang Yahudi berkata bahwa Abraham, tokoh dan panutan iman serta patriark pertama darinya \u00a0lahir bangsa Yahudi bisa mati.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Kedua, Yesus mengklaim mengenal Allah secara pribadi karena Ia sendiri datang dari Allah. Tapi orang-orang Yahudi menjawab bahwa semua revelasi Allah terpenuhi dalam Lima Kitab Musa dan dalam diri Nabi-nabi.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Ketiga, Yesus mentaati Allah secara khusus melalui kata dan perbuatan serta seluruh ajaran-Nya. Orang-orang Yahudi merespon bahwa para nabi mentaati Allah tanpa cela.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Keempat, Yesus sudah ada sebelum Abraham. Orang Yahudi merespon bahwa umur Yesus belum lima puluh tahun.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Orang-orang jengkel dan karena itu berusaha melempar Yesus dengan batu. Tapi Yesus lenyap dari antara mereka.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Untuk kita renungkan: bagaimana dengan ketaatan kita terhadap ajaran-ajaran Yesus? Sungguhkah kita beriman pada Yesus sebagai Putra Bapa? Ataukah kita marah dan jengkel dengan kehadiran dan ajaran-ajaran Yesus? Dalam hal apa saja kita sering mengabaikan ajaran-ajaran Yesus?<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\">Berilah kami hati yang sabar dan kepala yang dingin ya Tuhan dalam menghayati perintah dan ajaran-ajaranMu. Amen.<\/div>\n<div id=\"ecxAppleMailSignature\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>John 8:51-59 Pertentangan Yesus dan orang-orang Yahudi semakin genting. Kali ini Yohanes membawa kita untuk mendekati beberapa klaim Yesus yang menimbulkan pertentangan tajam. Pertama, Yesus mengatakan bahwa siapa yang mendengarkan dan memelihara Sabda-Nya tidak akan mati karena apa yang dikuatkan-Nya datang dari Allah. Menanggapi Yesus, orang-orang Yahudi berkata bahwa Abraham, tokoh dan panutan iman serta patriark pertama darinya \u00a0lahir bangsa Yahudi bisa mati. Kedua, Yesus mengklaim mengenal Allah secara pribadi karena Ia sendiri datang dari Allah. Tapi orang-orang Yahudi menjawab&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5197\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5197","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5197"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5197\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5198,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5197\/revisions\/5198"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}