{"id":5291,"date":"2016-04-09T10:02:19","date_gmt":"2016-04-09T17:02:19","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=5291"},"modified":"2016-04-09T10:02:19","modified_gmt":"2016-04-09T17:02:19","slug":"tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5291","title":{"rendered":"Tubuh"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Jesus-Crucifixion2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Jesus-Crucifixion2-300x200.jpg\" alt=\"Jesus-Crucifixion2\" width=\"300\" height=\"200\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-5292\" srcset=\"https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Jesus-Crucifixion2-300x200.jpg 300w, https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Jesus-Crucifixion2-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/lubukhati.org\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Jesus-Crucifixion2-451x300.jpg 451w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><br \/>\nBacaan I:  Kis 6:1-7<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 6:16-21<\/p>\n<p>ISA<\/p>\n<p>kepada nasrani sejati<\/p>\n<p>Itu Tubuh<br \/>\nmengucur darah<br \/>\nmengucur darah<\/p>\n<p>rubuh<br \/>\npatah<\/p>\n<p>mendampar Tanya: aku salah?<\/p>\n<p>kulihat Tubuh mengucur darah<br \/>\naku berkaca dalam darah<\/p>\n<p>terbayang terang di mata masa<br \/>\nbertukar rupa ini segara<\/p>\n<p>mengatup luka<\/p>\n<p>aku bersuka<\/p>\n<p>Itu Tubuh<br \/>\nmengucur darah<br \/>\nmengucur darah<br \/>\n(Chairil Anwar, 12 November 1943)<\/p>\n<p>Ada satu pertanyaan tentang salib yang kadang muncul dari beberapa orang: mengapa salib orang Katolik ada patung tubuh Yesus-nya sementara pada gereja-gereja non-Katolik tidak? Beberapa tuduhan kadang muncul: iman Gereja Katolik lebih bertumpu pada Yesus yang sengsara dan wafat daripada merayakan Yesus yang bangkit, atau lebih parah lagi: orang Katolik menyembah berhala. Tambah lagi, berkembangnya pemahaman kesuksesan sebagai tanda keselamatan dan berkat, yang diperkuat dengan menjamurnya penceramah motivasi, membuat gambaran tubuh yang remuk redam berlumur darah terasa \u201cmengganggu\u201d.<\/p>\n<p>Tentu saja anggapan-anggapan itu terlalu dangkal. Tentang tuduhan berhala, dengan mudah kita menjelaskan bahwa kita menghormati dan menyembah pribadi yang digambarkan dengan patung tubuh tersebut, sama seperti orang-orang Israel menghormati Allah dengan bersujud didepan tabut perjanjian, sebagai gambaran kehadiran Allah sendiri. Maka patung tersebut lebih sebagai sarana, bukan tujuan. Tubuh yang terajam itu sendiri dimuliakan karena menjadi ungkapan paling jelas dari cinta kasih Allah yang sehabis-habisnya (Gal 3:13, Yoh 15:13). Memandang tubuh itu, diharapkan kita merasa tak pernah sendirian dalam perjuangan hidup kita. Merenungkan luka-luka tanda cinta tersebut, diharapkan kita juga siap sedia memberi diri, mengikuti wasiat Sang Guru: Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Daku.<\/p>\n<p>Tubuh itu mengingatkan, iman itu bukan untuk diperbincangkan di altar atau sepanjang persekutuan doa, pujian, rekoleksi atau retret saja. Iman bertumbuh dan dinyatakan dalam peristiwa hidup sehari-hari, seperti memecahkan masalah perselisihan antara murid-murid Yunani dan Yahudi dalam Gereja Perdana menyangkut distribusi bantuan kebutuhan hidup sehari-hari untuk mereka yang membutuhkan. Jelas, kelompok-kelompok yang berselisih dalam Gereja terus ada hingga sekarang, dalam skala global maupun lokal dalam komunitas-komunitas kecil kita. Tubuh itu mengingatkan, kita ini satu, dan keterbukaan mendengarkan dan mengikuti Roh Kudus yang sama kiranya bisa memecahkan persoalan perbedaan-perbedaan yang ada.<\/p>\n<p>Iman memberikan kekuatan dan harapan di tengah badai hidup, karena mampu melihat dan mendengar Yesus bersabda \u201cIni Aku. Jangan takut.\u201d Tubuh itu menjadi nyata dalam para anggotanya, kita, sejauh kita juga melanjutkan karya kasihnya, menyebarkan pesan damai, cinta dan belas kasih, di tengah segala tantangan hidup.<\/p>\n<p>Kalau hari ini Anda melihat Tubuh yang mengucur darah itu, semoga Anda siap turut \u201cbertukar rupa\u201d, untuk turut mengatup luka dunia, dan dengan itu sungguh pula mewartakan kebangkitanNya. Amien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacaan I: Kis 6:1-7 Bacaan Injil: Yoh 6:16-21 ISA kepada nasrani sejati Itu Tubuh mengucur darah mengucur darah rubuh patah mendampar Tanya: aku salah? kulihat Tubuh mengucur darah aku berkaca dalam darah terbayang terang di mata masa bertukar rupa ini segara mengatup luka aku bersuka Itu Tubuh mengucur darah mengucur darah (Chairil Anwar, 12 November 1943) Ada satu pertanyaan tentang salib yang kadang muncul dari beberapa orang: mengapa salib orang Katolik ada patung tubuh Yesus-nya sementara pada gereja-gereja non-Katolik tidak?&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5291\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5291","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5291","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5291"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5291\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5293,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5291\/revisions\/5293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5291"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5291"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5291"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}