{"id":5311,"date":"2016-04-20T14:00:12","date_gmt":"2016-04-20T21:00:12","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=5311"},"modified":"2016-04-15T14:38:47","modified_gmt":"2016-04-15T21:38:47","slug":"kamis-21-april-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5311","title":{"rendered":"Kamis, 21 April, 2016"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bacaan I\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : kis. 13:13-25<\/p>\n<p>Injil\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Yoh. 13: 16-20<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yesus sungguh tahu siapa yang Dia pilih. Namun pilihan Yesus bukan berarti bahwa otomatis dia yang telah Ia pilih selalu baik dan benar. Ini semua terjadi karena Yesus sebagai Allah tetap memberi kebebasan pada setiap orang yang Ia pilih. Hal ini sungguh terlihat dalam ucapan Yesus, \u201cOrang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku\u201d. Ucapan Yesus ini sungguh menekankan bahwa orang-orang terdekatnya Yesus tidak otomatis adalah orang-orang yang sempurna, orang yang tak pernah punya kecenderungan berbuat salah. Yesus tetap tahu bahwa kita orang-orang pilihanNya tetap memiliki kecenderungan berbuat salah. Sebenarnya Yesus sungguh tahu akan semua hal yang akan terjadi padaNya, namun Ia tetap memberi kesempatan pada orang yang bersangkutan supaya ada pertobatan. Urusan pertobatan bukanlah urusannya Tuhan, namun adalah kesadaran orang untuk berbuat yang baik dan benar. Hal ini dapat terjadi jika orang sungguh mau terbuka pada rahmat Tuhan.<\/p>\n<p>Dalam Injil ini Yesus juga berpesan bahwa kita diminta untuk mau menerima utusan Tuhan. Siapapun yang datang pada kita pada dasarnya adalah utusan Tuhan. Mereka datang membawa warta, entah baik ataupun tidak baik menurut ukuran pandangan kita. Namun jika kita telah bertobat, artinya melihat segala sesuatu sesuai dengan cara Allah maka kita melihat segala sesuatu adalah baik. Setiap orang yang datang pada kita adalah utusan Tuhan yang dikirim oleh Allah untuk mengajar kita. Semoga rahmat Tuhan yang penuh belas kasih membuka mata dan hati kita agar dapat melihat pengajaran Tuhan dalam setiap peristiwa hidup kita. Amin. Tuhan memberkati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Bacaan I\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : kis. 13:13-25 Injil\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Yoh. 13: 16-20 &nbsp; Yesus sungguh tahu siapa yang Dia pilih. Namun pilihan Yesus bukan berarti bahwa otomatis dia yang telah Ia pilih selalu baik dan benar. Ini semua terjadi karena Yesus sebagai Allah tetap memberi kebebasan pada setiap orang yang Ia pilih. Hal ini sungguh terlihat dalam ucapan Yesus, \u201cOrang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku\u201d. Ucapan Yesus ini sungguh menekankan bahwa orang-orang terdekatnya Yesus tidak otomatis adalah orang-orang&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5311\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5311","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5311"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5312,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5311\/revisions\/5312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}