{"id":5555,"date":"2016-06-19T14:43:20","date_gmt":"2016-06-19T21:43:20","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=5555"},"modified":"2016-06-18T09:44:10","modified_gmt":"2016-06-18T16:44:10","slug":"introspeksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5555","title":{"rendered":"Introspeksi"},"content":{"rendered":"<p>Senin, 20 Juni 2016<\/p>\n<p>Bacaan I\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 2 Raja-Raja 17: 5-8.13-15a.18<\/p>\n<p>Injil\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Matius 7: 1-5<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Yen uwis isa ngaji Kitab Suci patrapno ana ing lathi, awit ajining diri ana ing lathi, ajining urip ana ing lakumu <\/em><\/strong>(Kalau sudah bisa membaca Kitab Suci, terapkanlah pada perkataanmu, karena harga dirimu terletak pada ucapanmu, dan harga hidupmu terletak pada tingkah laku-mu). Kira-kira demikianlah yang dikatakan para leluhur kita. Mereka mengajari kita supaya tidak hanya berpuas diri dalam olah kesalehan yaitu membaca Kitab Suci semata. Kita juga diminta untuk menerapkan apa yang kita baca, apa yang kita imani dalam perkataan maupun tindakan kita. Iman berasal dari pendengaran, yaitu mendengarkan Sabda Tuhan, namun kita dibenarkan bukan hanya karena iman namun lebih karena perbuatan kita.<\/p>\n<p>Tuhan dalam ajaranNya mengajak kita untuk mampu introspeksi diri. Sabda Tuhan yang kita baca bagaikan pedang bermata dua. Ia menebas kepada yang mendengarkan namun sekaligus menebas kepada yang membacanya. Tebasan Sabda Tuhan inilah yang menuntut kita untuk introspeksi diri. Persis seperti yang dikatakan oleh Tuhan bahwa ukuran yang kita pakai untuk mengukur juga akan diterapkan pada diri kita. Hal ini dapat pula kita artikan sebagai \u201cseberapa besar kita memberi kasih, sebesar itu pula kita akan beroleh belaskasihan\u201d. Kita mampu berbelas kasih jika kita memiliki daya introspeksi yang tinggi. Tanpa instrospeksi maka kita tak akan mampu berbelas kasih. Semoga Sabda Tuhan yang kita baca dan kita dengarkan mengingatkan kita untuk selalu introspeksi diri. Amin. Tuhan memberkati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Doa:<\/p>\n<p>Ya Tuhan bantulah kami berkat SabdaMu untuk selalu melihat batin kami. Bantulah kami pula untuk selalu bersikap dan bertutur kata sesuai dengan ajaranMu. Semoga pula belas kasihMu membimbing kami agar mampu selalu bersikap penuh belas kasih. Dalam nama Yesus Tuhan kami berdoa. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin, 20 Juni 2016 Bacaan I\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 2 Raja-Raja 17: 5-8.13-15a.18 Injil\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Matius 7: 1-5 &nbsp; &nbsp; Yen uwis isa ngaji Kitab Suci patrapno ana ing lathi, awit ajining diri ana ing lathi, ajining urip ana ing lakumu (Kalau sudah bisa membaca Kitab Suci, terapkanlah pada perkataanmu, karena harga dirimu terletak pada ucapanmu, dan harga hidupmu terletak pada tingkah laku-mu). Kira-kira demikianlah yang dikatakan para leluhur kita. Mereka mengajari kita supaya tidak hanya berpuas diri dalam olah kesalehan yaitu&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=5555\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5555","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5555"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5556,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5555\/revisions\/5556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}