{"id":6025,"date":"2016-12-05T06:29:36","date_gmt":"2016-12-05T14:29:36","guid":{"rendered":"http:\/\/lubukhati.org\/?p=6025"},"modified":"2016-12-05T06:29:36","modified_gmt":"2016-12-05T14:29:36","slug":"senin-adven-2-5-desember-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6025","title":{"rendered":"Senin Adven 2, 5 Desember 2016"},"content":{"rendered":"<p>Senin Adven 2, 5 Desember 2016<\/p>\n<p>Bacaan dari Kitab Yesaya (35:1-10)<\/p>\n<p>Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon, semarak Karmel dan Saron akan diberikan kepadanya; Orang akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita. Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, \u201cKuatkanlah hatimu, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kalian!\u201d Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang yang hangat akan menjadi kolam dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebut Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.<\/p>\n<p>Tak terasa kita telah memasuki minggu kedua masa advent. Masa dimana kita diajak untuk secara khusus mempersiapkan hati kita, menantikan kedatangan Tuhan kembali. Ketika membaca kitab nabi Yesaya hari ini, saya membayangkan kedatangan Tuhan membawa banyak perubahan yang sangat menggembirakan. Nabi Yesaya menggambarkan kedatangan Tuhan dengan sangat mengagumkan; \u201cpadang kering akan bergirang, tangan yang lemah lesu akan dikuatkan, lutut yang goyah akan diteguhkan, orang lumpuh akan meloncat seperti rusa, mulut orang bisu akan bersorak sorai, mata air akan memancar di padang gurun\u201d. Dengan gambaran yang mengagumkan ini, Yesaya sebenarnya mengajak kita untuk tetap siaga penuh harapan, jangan merasa lelah dan putus harapan dalam menanti kedatangan Tuhan. Kata-kata Yesasa sesungguhnya meneguhkan kita yang mungkin saat ini sedang berada dalam pergumulan iman kita atau sedang merasa berada dalam pencobaan.<\/p>\n<p>Mungkin kita kadang merasa tidak fair sebagai pengikut Yesus; semakin kita mengikuti Yesus, kita justru merasa mengalami banyak tantangan. Sebaliknya orang yang jauh dari Tuhan dan gereja, mereka justru mendapatkan apa yang mereka selalu inginkan.<\/p>\n<p>Rencana Tuhan tidak selalu sesuai dengan apa yang dipikirkan manusia. Yesus lahir dari perwan Maria bukan ditempat yang bersih tapi di kandang hewan; Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita. Hal ini kelihatan tidak fair bagi kita manusia\/dunia akan tetapi kemenangan besar yang pernah kita terima. Melalui penderitaan Yesus menebus dan menyelamatkan kita dari dosa.<\/p>\n<p>Dalam masa advent ini, mungkin kita sedang berada dalam pergumulan, tantangan atau bahkan penderitaan. Mungkin kita baru saja kehilangan orang yang kita cintai atau keluarga kita yang sedang sakit. Mungkin kita kehilangan pekerjaan dan bergumul harus<\/p>\n<p>bagaimana menafkai keluarga, mungkin banyak hal yang membuat kita kehilangan arah hidup kita dan tidak tau harus mengatasinya. Hari ini, dalam masa advent ini, Tuhan mengajak kita untuk percaya kepadaNya. Tuhan berjanji bahwa keadilan akan bertumbuh pada waktuNya dan kepenuhan akan kedamain akan meraja. Jangan putus asa, jangan menyerah. Ketika kita menderita, belajarlah dari Yesus yang memanggil bapaNya ketika Dia berada di kayu salib. Setan selalu ingin agar kita selalu menyalahkan Tuhan dan meninggalkan Dia. Ketika Tuhan tidak hadir dalam hidup kita, sesungguhnya penderitaan kita semakin bertambah.<\/p>\n<p>Mari \u2026 dalam masa advent ini kita kembali kepada Tuhan. Taruhlah harapan kita hanya pada Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin Adven 2, 5 Desember 2016 Bacaan dari Kitab Yesaya (35:1-10) Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon, semarak Karmel dan Saron akan diberikan kepadanya; Orang akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita. Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, \u201cKuatkanlah hatimu, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan&#8230;<\/p>\n<p class=\"read-more\"><a class=\"btn btn-default\" href=\"https:\/\/lubukhati.org\/?p=6025\"> Read More<span class=\"screen-reader-text\">  Read More<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-6025","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6025"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6026,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6025\/revisions\/6026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lubukhati.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}